Zakat dan Sedekah Anda Mengentaskan Kemiskinan

 

DSCF1038Zakat dan sedekah harus menjadi alat untuk memerangi kemiskinan. Kalimat ini sudah menjadi visi bagi semua lembaga amil zakat. Namun usaha untuk mewujudkannya tidak semudah yang dibayangkan.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal ini sulit diwujudkan. Di antaranya, faktor kebiasaan masyarakat, keinginan donatur yang lebih berharap gebyar, dan belum adanya inovasi program lembaga amil zakat.

Masyarakat miskin, karena lamanya berada dalam kemiskinan, seakan-akan kehilangan kesabaran untuk berusaha. Sebagian besar lebih suka bantuan yang langsung dari pada bantuan yang berjalan dalam waktu yang lama.

Hal ini juga ditunjang dengan keinginan donatur yang sering mengharap gebyar pelaksanaan pemberian bantuan. Apalagi bila berhubungan dengan nama sebuah instansi atau perusahaan, gebyar tidak jarang menjadi tujuan utama.

Di sisi lain, tidak banyak lembaga amil zakat yang berinovasi dengan program yang benar-benar mengangkat kemiskinan. Entah karena tuntutan kebutuhan untuk tetap bertahan atau alasan lain, akhirnya banyak monumen program berdiri hanya sebagai pengingat bahwa program ini pernah berjalan di sini.

Di belahan dunia lain, terutama di Bangladesh, ada sebuah metode pengentasan kemiskinan yang sukses. Dimulai oleh Muhammad Yunus melalui Grameen Bank, perlahan tapi pasti tingkat ekonomi masyarakat semakin membaik.

Perguliran modal di antara rumah tangga miskin terbukti mampu mengurangi tingkat kemiskinan di Bangladesh yang sempat terpuruk di tahun 1960 an hingga 1970 an.

PKPU Surabaya juga menangkap hal yang sama, bahwa metode yang digunakan oleh Grameen Bank juga bisa diterapkan di Indonesia khususnya Surabaya. Tentu saja dengan beberapa perbaikan-perbaikan.

Di negara asalnya, Grameen Bank memerangi rentenir yang telah menyebabkan banyak orang miskin menjadi semakin miskin. Hanya saja mereka tetap mengenakan bunga agar institusi Grameen Bank bisa tetap berjalan.

Bagaimana dengan di PKPU Surabaya? Apakah ada bunga? Tentu saja tidak. Inilah yang membedakannya dengan Grameen Bank.

Di PKPU Surabaya, para pengusaha kecil (miskin) mendapatkan pinjaman modal bergulir tanpa ada bunga dan tanpa ada jaminan. Perguliran modal yang menjadi jaminan bagi semua anggota agar tetap menjalankan akad yang ada.

Tidak hanya itu modal yang digulirkan juga bisa bertambah. Karena setiap pertemuan ada iuran yang harus dibayarkan. Bila dijumlahkan selama setahun, bisa memberikan tambahan modal yang lumayan bagi para pengusaha tersebut.

Tidak semua kelompok bisa berhasil dengan perguliran modal ini. Masih dibutuhkan pengawasan yang memadai agar mereka tidak tergoda untuk menggunakan modal tersebut untuk keperluan rumah tangga.

Tapi ada juga yang meningkat, atau tidak lagi khawatir untuk mencoba usaha baru dengan modal yang bergulir di antara mereka.

Prosentase keberhasilan yang masih kecil menjadi tantangan bagi PKPU Surabaya untuk memperbaiki sistem yang sudah ada. Dana zakat yang diamanahkan oleh para donatur adalah modal awal bagi kami untuk berkontribusi dalam memerangi kemiskinan.

Tentu saja masih ada program-program yang lain yang harus muncul untuk memenuhi kebutuhan para mustahik, mereka yang berhak menerima zakat. Ada tambahan pengetahuan keislaman, ada pemberian beasiswa bagi siswa miskin, distribusi mushaf Al Quran dan lain sebagainya.

Tapi sebagaimana tujuan zakat yang dimunculkan sebagai sarana untuk mengentaskan kemiskinan. PKPU Surabaya selaku lembaga amil zakat juga memiliki tanggung jawab untuk mengentaskan kemiskinan yang ada di Surabaya dan Jawa Timur.

Perjalanan mengentaskan kemiskinan masih butuh napas panjang. Kami juga membutuhkan segala macam dukungan dari semua pihak. Perubahan-perubahan dalam kondisi sosial masyarakat juga harus diperhatikan.

Tapi kami yakin bahwa dengan zakat dan sedekah yang dikelola untuk mengentaskan kemiskinan, akan ada perbaikan yang terus menerus.

Semoga Allah senantiasa membimbing kami dalam menjalankan amanah yang telah diberikan oleh para donatur. Semoga langkah-langkah yang kami lakukan menjadi jalan keberkahan bagi para donatur, mustahik dan kami selaku pengelola dana zakat dan sedekah. Wallahu a’lam.

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s