Ikhlas tapi Bukan Alakadarnya

Dalam Qurban kau diminta memberikan hewan yang terbaik. Tapi kau tak boleh membangga-banggakannya. Jangan sampai muncul di hati, "Dari sekian pekurban, hewan sayalah yang terbaik."

Hati-hatilah Sahabat. Hati-hatilah dengan gejolak hatimu. Jangan sampai ia menghilangkan pahala amal Qurbanmu. Jangan sampai kau tak mendapatkan apa-apa darinya.

Urusan hati memang urusan rumit. Ia tak bisa dilihat dengan mata. Ia hanya diketahui oleh manusia yang berniat dan Tuhannya.

Urusan hati memang urusan berat. Kita diminta rela tapi yang diberikan harus yang paling baik keadaannya. Padahal, kita lebih rela bila yang jelek yang kita serahkan.

Bila kita memiliki lima hewan kurban, nafsu kita akan memilih yang terjelek di antara lima. "Yang penting khan sudah berqurban…" Itu bisikan hati yang dikuasai nafsu.

Ada juga yang memilih terbaik. Tapi ia memilih karena tidak enak bila dibicarakan tetangga. Ungkapan "Orang kaya kok kurbannya cuma segitu" menjadi dasar ia memberi yang terbaik.

Sebaliknya, ketika seseorang memuji kemampuannya memberi yang terbaik, ia besar kepala. "Ya iyalah yang terbaik. Saya!"

Menurut orang, ini sepertinya berlawanan. Hati harus rela tapi tak boleh hewan kurban alakadarnya. Atau kurban terbaik tapi tak boleh mengharapkan balasan dari manusia, meski hanya pengakuan saja.

Tapi itulah yang namanya iman. Semua aktivitas kebaikan dihadapkan kepada.Allah, bukan lainnya.

Donasi Sebar Qurban Nusantara
Kambing: Rp 2,1 juta
1/7 sapi: Rp 2 juta
Sapi: Rp 14 juta

#Qurbanisasi, perpindahan hewan kurban dari yang berkecukupan kepada yang membutuhkan

SMS/WA: 0856 0652 1000
PKPU Surabaya
Jl. Ngagel Jaya Utara 66

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s