Semoga Allah Memberimu Rasa Malu bila Bermaksiat

??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????Sahabatku yang dirahmati Allah, sesungguhnya rasa malu adalah anugerah Allah yang besar kepada hamba-Nya. Memiliki rasa malu bukanlah sebuah kelemahan tapi sebuah keutamaan.

Malu yang menjadi sebuah keutamaan adalah apabila kau malu ketika bermaksiat kepada Allah. Karena bila rasa malu telah hilang dari dirimu ketika bermaksiat menjadi pertanda bahwa imanmu kepada Allah juga telah hilang.

Dari Shafwan bin Muhriz, dia berkata, “Seorang laki-laki bertanya kepada Ibnu Umar RA, ‘Bagaimana kamu mendengar Rasulullah SAW bersabda tentang pertanyaan Allah dengan berbisik?’

Ibnu Umar menjawab, “Saya pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘Pada hari kiamat orang mukmin akan dihadapkan kepada Allah Azza wa Jalla dengan sangat dekat sekali hingga tubuhnya menyentuh Allah.

Setelah itu, Allah akan memberikan pengukuhan atas dosa-dosanya. Kemudian Allah akan bertanya, ‘Apakah kamu tahu dosamu?’ Orang mukmin itu menjawab, “Ya Tuhanku. Saya tahu dosa saya. Ketika di dunia, saya menyembunyikan dosa karena malu kepada-Mu dan sekarang pun saya berupaya untuk menyembunyikannya karena malu kepada-Mu.”

Lalu orang mukmin itu diberi catatan amal baiknya. Sementara orang-orang kafir dan munafik akan dipanggil dengan suara yang keras di hadapan semua makhluk. “Mereka inilah orang-orang yang telah mendustakan Allah Azzawa Jalla” (HR. Muslim)

Sahabatku, ketika kau memiliki rasa malu kepada Allah ketika bermaksiat dengan menyembunyikannya, Allah juga akan menutupi aib maksiat itu. Tapi bila kau menyebarkannya, bahkan bangga dengan maksiat yang kau lakukan, maka Allah juga akan menyebutmu dengan panggilan terburuk. Na’udzubillah min dzalik.

Bersegeralah di bulan Ramadhan ini untuk senantiasa beristighfar, memohon ampun kepada Allah. Sesungguhnya Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memohon ampun kepada-Nya.

Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s