Meraih Taqwa dengan Komitmen pada Ibadah di Bulan Ramadhan

4Alhamdulillah, segala puji hanya milik Allah SWT yang masih memberi kita banyak nikmat, nikmat iman, Islam, nikmat sehat jasmani dan rohani. Kita patut bersyukur karena kita berkesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan Ramadhan kali ini.

Bulan mulia di mana Allah melipatgandakan amal ibadah kita. Di dalamnya Allah membuka seluas-luasnya pintu ampunan bagi hamba-hamba-Nya yang memohon ampun atas segala kesalahan yang pernah diperbuat.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa” (QS Al-Baqarah: 183).

Sahabat Giving yang berbahagia, di dalam firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 183 di atas, Allah SWT mewajibkan kepada seluruh orang-orang yang beriman untuk berpuasa agar mendapatkan derajat taqwa di sisi-Nya.

Taqwa artinya menjauhi dan meninggalkan kemarahan dan murka Allah SWT. Sehingga taqwa harus di wujudkan dengan melaksanakan seluruh perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Para salafush shalih juga mengartikan taqwa dengan menaati Allah dan tidak maksiat, selalu berdzikir, senantiasa bersyukur dan tidak kufur.

Kemudian pertanyaannya adalah mengapa puasa Ramadhan dijadikan Allah sebagai sarana mencapai derajat taqwa? Karena di dalam bulan Ramadhan terkumpul hampir seluruh aktivitas peribadatan.

Selain puasa, ada shalat tarawih, shalat witir, kajian keislaman, tilawatil qur’an, zakat, infaq, shadaqah, i’tikaf serta ibadah lainnya. Pada bulan Ramadhan pula Allah memberikan pahala yang berlipat ganda atas setiap ibadah yang di lakukan.

Sehingga dengan melaksanakan berbagai ibadah di bulan Ramadhan selama sebulan penuh itulah yang membuat kita semakin dekat kepada Allah SWT.

Sahabat, semangat ibadah di bulan Ramadhan biasanya tinggi di awal bulan dan terus mengalami penurunan menjelang idul fitri. Maka di butuhkan komitmen dan konsistensi agar ibadah kita terus terjaga selama bulan Ramadhan. Konsistensi ini pula yang meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Indikasi tercapainya ketakwaan sebagai hasil pendidikan kita selama Ramadhan dapat dilihat setelah Ramadhan. Seseorang yang bertakwa akan berupaya mendekatkan diri kepada Allah SWT, menghindari yg haram dan selalu melakukan amal-amal yang diperintahkan Allah.

Semoga Allah memberikan kekuatan dan kesabaran kepada kita untuk konsisten menjalankan ibadah dan amal kebaikan selama bulan Ramadhan dan sebelas bulan setelahnya.

“Dan (demi) jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu(jalan) kefasikan dan ketakwaan. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu (dengan ketakwaan), dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya (dengan kefasikan),” (Q.S AsySyams : 7-10)

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s