Apakah Muslim Republik Afrika Tengah Mengalami Apa yang Dialami Rohingya?

Central African RepublicCentral African Republic atau Republik Afrika Tengah bergejolak. Banyak muslim terbunuh, atau mungkin bahasa tepatnya dibunuh. Ada yang bilang ini mirip dengan yang terjadi pada etnis Rohingya Myanmar, tapi benarkah?

Gambaran utuh kejadian di Republik Afrika Tengah harus dilihat terlebih dahulu sebelum membuat pendapat tertentu. Jangan terlalu cepat menyimpulkan muslim yang bersalah atau pemeluk kristen yang salah.

Fakta 1, negara ini Republik Afrika Tengah adalah negara yang sangat berpengalaman soal kudeta-mengkudeta. Sejak bebas dari penjajah di tahun 1960, pergantian kekusaan tidak pernah hilang dari yang namanya kudeta.

Sudah ada delapan kali kudeta terjadi sejak 1960. Jadi kebencian karena kudeta dari golongan-golongan yang ada sudah menjadi hal yang biasa. Artinya keamanan yang stabil sangat jarang didapatkan.

Sehingga meski negara ini kaya dengan emas, intan dan sumber alam lainnya, penduduknya dalam kondisi miskin dan kelaparan.

Fakta 2, Demografi penduduk menunjukkan bahwa muslim adalah minoritas. Dari seluruh penduduk, jumlah muslim hanya 15%. Sementara penganut kristen mencapai 50%, sisanya adalah pemeluk kepercayaan.

Fakta 3, Pengkudeta terakhir berasal dari muslim. Dengan jumlah penduduk yang minoritas, sekelompok pemberontak bersenjata ingin menduduki kekuasaan. Mereka membunuh banyak warga kristen untuk menduduki kekuasaan.

Maka dengan aksi seperti ini, kebencian warga kristen memuncak. Mereka menganggap bahwa semua muslim di Republik Afrika Tengah ikut serta dalam kudeta ini. Mereka sudah terlanjur membenci muslim.

Apalagi ditemukan ada etnis muslim yang ikut dalam kudeta dan melakukan kekerasan kepada warga kristen. Lengkaplah sudah kebencian itu.

Dengan kekerasan yang meningkat, presiden muslim hasil kudeta kemudian mengundurkan diri dan membubarkan pasukan pemberontak. Para warga kristen mengambil kesempatan untuk meluapkan kebencian. Mereka ingin membalas dendam.

Mereka mengira bahwa semua muslim di negara itu turut serta dalam pembunuhan warga kristen. Dan kebencian itu menemukan jalannya, pembantaian terjadi, warga muslim berlomba keluar dari negaranya.

Kini tragedi kemanusiaan itu terjadi. Terlepas latar belakang dan sebabnya, warga muslim di Republik Afrika Tengah tetap membutuhkan bantuan. Mari doakan mereka agar segera mendapat pertolongan dan barokah dari Allah swt.

Semoga kejadian seperti ini memberikan pelajaran, betapa kekerasan sedikit sekali menyelesaikan permasalahan. Yang banyak malah meningkatkan permasalahan.

Sumber berita: Amnesty International afr190042014en

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s