Niat Ikhlas itu Bukan Sekedar Niat Biasa

Niat Ikhlas itu identik dengan kesungguhan (sumber gambar: www.flickr.com)

Niat Ikhlas itu identik dengan kesungguhan (sumber gambar: www.flickr.com)

Sahabatku yang dirahmati Allah, suatu ketika, Rasulullah saw dan para sahabat kembali dari Perang Tabuk. Beliau dalam perjalanan pernah bersabda, “Sesungguhnya, ada beberapa kaum yang kita tinggalkan di Madinah. Tiada lereng atau lembah yang kita tempuh kecuali mereka bersama kita (mendapatkan pahala sebagaimana kita), mereka itu terhalang karena udzur.” (HR. Bukhari)

Subhaanallah, dengan niat yang sama, ada segolongan orang yang mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang berjihad. Padahal yang satu berangkat sementara yang lain hanya bisa menunggu di Madinah.

Itulah keutamaan niat yang ikhlas. Niat yang memang sungguh-sungguh untuk turut serta dalam berjihad. Jadi meskipun mereka tidak sanggup berangkat, pahalanya sama dengan mereka yang berjihad.

Tapi harus kau ingat, bahwa niat yang ikhlas bukan berarti hanya sekedar bermodalkan niat. Jangan kau mengira bahwa mendapatkan pahala sebagaimana yang disabdakan Rasulullah itu hanya butuh niat yang sekedernya.

Niat yang ikhlas itu bukan sekedar niat. Niat yang ikhlas itu dilihat dari buktinya. Ketika seorang berniat, maka ia mempersiapkan fisiknya. Ketika seorang telah berniat, maka ia juga mempersiapkan ilmunya. Ketika seorang telah berniat, ia juga mempersiapkan keahlian dan kapasitasnya.

Dan ketika semua itu telah ia persiapkan, semua kebutuhan untuk berjuang telah disediakan, tapi kemudian ada halangan yang membuatnya tak bisa berangkat. Niat itu akan mendapatkan pahala yang sempurna.

Bahkan mereka yang telah berniat ikhlas akan menyesal berurai air mata. Bukan tersenyum dan gembira karena ada halangan yang menjauhkan mereka dari kesusahan beribadah, kesulitan berjuang dan beratnya beban yang ada.

Yang manakah dirimu sahabatku? Apakah kau yang berurai air mata saat kesempatan meraih pahala sirna? Atau kau malah tersenyum saat beban itu terlepas bersama kesempatan untuk untuk meraihnya.

Semoga Allah senantiasa menguatkan niat kita dengan segala kesungguhan yang tinggi menjulang ke angkasa. Wallahu a’lam.

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s