Menikmati Dunia Sekaligus Akhiratnya

sumber gambar: www.flickr.com

sumber gambar: www.flickr.com

Sahabatku yang dirahmati Allah, Bila kau mencintai anak dan istrimu itu juga adalah hal yang wajar. Bila kau mencintai uang dan tabunganmu itu juga adalah hal yang wajar. Bila kau mencintai seluruh harta bendamu yang telah kau usahakan itu juga adalah hal yang wajar.

Karena sesungguhnya Allah sendiri telah menganugerahkan itu semua kepada manusia. “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (QS. Ali Imran: 14)

Allah tidak melarang kau mencintai semua itu. Karena Allah sendiri yang menganugerahkan kepada manusia rasa cinta. Bahkan Allah melalui utusan yang mulia Rasulullah saw juga menunjukkan bagaimana cara mendayagunakan rasa cinta itu menjadi ibadah.

Kau bisa mencintai mereka, dan tetap beribadah kepada-Nya. Maka apalagi yang lebih menyenangkan dari itu semua?

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. Al Qashash: 77)

Allah tidak melarangmu mencari kekayaan dan kebahagiaan di dunia. Tapi gunakanlah kekayaan, kebahagiaan itu sesuai dengan aturan-aturan Allah.

Ketika kau memiliki kekayaan, Allah menentukan bahwa ada hak yang harus kau penuhi untuk keluargamu. Ketika kau memiliki istri, Allah menentukan ada hal-hal yang harus kau penuhi dalam membangun hubungan suami istri.

Ketika kau memiliki kebun, kendaraan, serta harta benda lainnya, Allah juga menentukan bagian yang harus kau penuhi haknya. Kau boleh mencari dunia, kau boleh menikmati dunia. Tapi kau juga harus menggunakan dunia itu untuk memenuhi hak-hak Allah.

Semoga Allah senantiasa memberikan hidayah kepada kita dalam mencari kebahagiaan dunia dan akhirat. Wallahu a’lam.

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s