Mencari Nafkah itu Harus, tapi Jangan Lupakan Allah

sumber gambar: www.flickr.com

sumber gambar: www.flickr.com

Setiap hari kita selalu disibukkan dengan aktivitas sehari-hari. Tiap orang sibuk dengan urusan masing-masing. Namun, ada kesamaan yang muncul. Hampir tiap orang punya satu tujuan dalam kesibukannya, mencari nafkah.

Semua orang berlomba-lomba dalam mencari nafkah. Ada yang mencari dengan cara yang halal namun tak sedikit juga dengan cara yang salah. Semua cara digunakan untuk mendapatkan nafkah, tidak peduli itu melanggar hukum atau merugikan orang lain, tujuannya hanya satu yaitu uang.

Cara mengumpulkan uang pun berkembang dengan pesat. Belakangan ini muncul profesi-profesi baru seperti penonton show bayaran di televisi hingga profesi koruptor. Semua bisa dijual dan menjadi uang, dari mulai besi tua hingga narkoba.

Mencari nafkah itu baik, apalagi nafkah itu digunakan untuk menghidupi keluarga kita. Memberikan harapan hidup dan masa depan pada mereka. Namun, masa depan seperti apa yang akan mereka hadapi dengan harta yang tidak halal?

Bila kita kembalikan lagi pada tujuan Allah menciptakan manusia, bukankah tujuan Allah menciptakan manusia adalah beribadah kepada-Nya? Bila kita semua sibuk mencari nafkah dan mengabaikan Allah, bahkan menggunakan cara yang dibenci Allah, benarkah kita beribadah kepada-Nya?

Karena kita hidup di dunia ini untuk beribadah kepada-Nya, alangkah baiknya bila kita mengembalikan segalanya kepada Allah. Menjadikan bekerja dan mencari nafkah sebagai ibadah dan jalan kita untuk menggapai ridho Allah serta tidak terlena dalam mengejr dunia.

Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (Al Qashash: 77)

Semoga kita bisa selamat di dunia dan juga di akhirat.

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s