Bahagia Saat Naik dan Turun dalam Kehidupan

sumber gambar: www.flickr.com

sumber gambar: www.flickr.com

Sahabatku yang dirahmati Allah, akhir tahun 2013 dan awal tahun 2014 ini banyak terjadi bencana di Indonesia. Banjir, tanah longsor dan letusan gunung berapi telah memberikan ujian kepada manusia. Tapi bukankah hal itu memang sudah menjadi kodrat manusia ketika di dunia?

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (QS. Al Baqarah: 155-157)

Dari ayat di atas menunjukkan bahwa cobaan atau ujian itu selalu berbentuk kesulitan. Tetapi itu hanyalah sebagian dari ujian. Allah menyampaikan bahwa ujian bagi manusia itu tidak hanya yang susah tapi juga yang senang.

Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun, (QS. Al Mulk: 2)

Jadi suka dan duka itu ujian. Susah dan senang juga ujian. Sebagaimana hidup dan mati itu adalah ujian. Seluruh hidup mati manusia semuanya adalah ujian untuk menentukan siapakah di antara yang paling baik amalnya, atau ahsanu ‘amalan.

Lalu bagiamana sebaiknya seorang mukmin dalam mengelola ujian yang terjadi pada hidupnya? Rasulullah ternyata juga sudah memberikan panduan.

Dari Abu Yahya, yaitu Shuhaib bin Sinan r.a., katanya: Rasulullah s.a.w. bersabda: “Amat mengherankan sekali keadaan orang mu’min itu, sesungguhnya semua keadaannya itu adalah merupakan kebaikan baginya dan kebaikan yang sedemikian itu tidak akan ada lagi seorangpun melainkan hanya untuk orang mu’min itu belaka, yaitu apabila ia mendapatkan kelapangan hidup, iapun bersyukur, maka hal itu adalah kebaikan baginya, sedang apabila ia ditimpa oleh kesukaran -yakni yang merupakan bencana- iapun bersabar dan hal inipun adalah merupakan kebaikan baginya.” (Riwayat Muslim)

Bukankah ini adalah sesuatu yang sangat indah? Seorang mu’min saja yang bisa menjadikan ujian atau hidup di dunia itu menjadi kebaikan. Nikmat, kebahagiaan dan kemudahan itu menjadi kebaikan dengan syukur. Ujian, kesulitan dan musibah juga menjadi kebaikan dengan bersabar.

Ketika seorang mu’min mendapatkan nikmat, ia sadar bahwa nikmat yang ia terima adalah memang takdir dari Allah. Terlalu banyak faktor di dalam hidup ini yang tidak bisa ia pengaruhi untuk mendapatkan nikmat. Hanya ketentuan Allah sajalah yang menyebabkan ia mendapati nikmat.

Dan begitu pula dengan musibah atau ujian. Sejauh dan sekeras apapun usaha yang ia lakukan untuk menghindari kesulitan, bila memang Allah telah memutuskan kesulitan itu terjadi pada dirinya, usahanya tidak akan banyak berarti. Maka dengan itu ia bersabar dan sadar ini adalah ketentuan Allah. Bahkan ketika ia menerima musibah itu, maka Allah malah akan mengampuni dosanya.

“Tiada seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu, kecuali Allah mencatat baginya kebaikan dan menghapus darinya dosa.” (HR. Bukhari)

Maka kesimpulannya, bila semua ujian, suka dan dukanya, senang dan susahnya, naik dan turunnya adalah kebaikan bagi seorang mukmin, sudah sepantasnya seorang mu’min bersyukur atas kebaikan-kebaikan yang berbeda bentuk itu.

Ketika ia mendapati nikmat, ia bersyukur, bahwa ia mendapat kemudahan dari Tuhannya. Dan ketika ia mendapati kesulitan, ia tahu bahwa Allah ingin menghapuskan dosanya. Iapun tetap bersyukur. Semua menjadi kebaikan.

Sahabatku yang dirahmati Allah, hidup ini naik dan turunnya, susah dan senangnya adalah kebaikan. Tidak ada yang buruk, semuanya adalah baik bagi orang yang beriman. Maka senantiasalah berbahagia dalam hidup. Karena hidup ini adalah arena kebaikan. Wallahu a’lam

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s