Bolehkah Mendahulukan Umroh Ketimbang Haji?

sumber gambar: www.flickr.com

sumber gambar: www.flickr.com

Pertanyaan:

Assalaamualaikum Ustadz. Manakah yang lebih diutamakan, umroh atau haji? Karena sekarang untuk daftar haji bisa jadi berangkatnya masih menunggu belasan atau dua puluh tahun lagi? Apakah diperbolehkan untuk mendahulukan umrah?

Deny – Surabaya

Jawaban

Wassalamu’alaikum Wr Wb

Saudaraku yang sama-sama mengharapkan ridho Allah…berbahagialah karena memiliki niat yang suci yaitu menunaikan ibadah ke tanah suci..

Berkenaan dengan pertanyaan saudaraku, sebenarnya kalau kita cermati ayat al-Quran dan hadits nabi saw maka ibadah haji WAJIB SEGERA ditunaikan bagi yang mampu.

Allah swt berfirman dalam surat al-Hajj ayat 27 yang artinya, “Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh”.

Rasulullah saw bersabda, “Ta’ajjaluu ila al-Hajj (al-Fariidhoh) fa inna ahadakum laa yadri maa ya’rdhu lahu”. Artinya, “Segerakanlah menunaikan haji (yang wajib), karena salah seorang diantaramu tidak tahu apa yang akan menghalanginya”

Namun demikian jika ada beberapa sebab diantaranya yang saudaraku tanyakan yaitu waiting list ataupun daftar tunggu yang panjang, maka ibadah umroh BOLEH didahulukan dari haji dengan beberapa dalil;

– Bahwa Rasulullah saw pernah umroh tiga kali sebelum berhaji. Yaitu umroh dari Hudaibiyah di bulan Dzulqa’dah ketika beliau dihalang-halangi orang musyrik Mekkah. Yang kedua, umroh pada tahun berikutnya juga pada bulan Dzulqa’dah, sesuai dengan kesepakatan damai dengan musyrik Mekkah. Ketiga, umroh dari Ji’ranah ketika membagi harta rampasan perang Hunain.

– Terdapat riwayat shahih yang menjelaskan bahwa Ikrimah bin Kholid bertanya kepada sahabat Ibnu Umar ra mengenai umroh sebelum haji. Sahabat Ibnu Umar menyatakan tidak masalah, karena nabi saw pun pernah melakukan hal itu.

Jadi dengan demikian tidak mengapa mendahulukan umroh disebabkan lama nya masa menunggu haji. Namun hendaknya tetap berusaha agar dapat menunaikan ibadah haji

Wallahu A’lam

Jazakumullah khairan

Dr. H. Agus Setiawan, Lc. MA

Biro Syariah PKPU

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s