Menjadi Teladan Terbaik

Muhammad saw 2Alhamdulillaah, segala puji hanya untuk Allah atas limpahan rahmat dan karunia kepada kita semua. Sholawat dan salam kepada Rasulullah beserta keluarga, sahabat dan para pengikut sunnah beliau sampai akhir zaman.

Suatu ketika seorang sahabat datang terlambat di sebuah majelis Nabi Muhammad saw. Tempat sudah penuh sesak. Ia meminta ijin di berikan tempat untuk duduk. Namun sahabat yang lain tidak ada yang memberikan tempat.

Di tengah kebingungannya, tiba-tiba Rasul memanggil dan memintanya untuk duduk dekat beliau. Bahkan Rasul juga memberikan sorban yang dikenakan kepada sahabat tersebut sebagai alas duduk.

Sahabat tersebut menerima sorban Rasul tapi tidak untuk duduk, melainkan diciumnya sorban Rasul penuh rasa haru. Begitulah tauladan Rasul yang ramah dan rendah hati terhadap para sahabat.

Saat beliau menjajakan barang dagangan milik Khadijah, beliau bekerja dengan tekun, jujur dan ramah. Beliau selalu mendatangkan keuntungan. tidak ada pembeli yang kecewa karena Rasul jujur menjelaskan kondisi barang yang dijual.

Dalam keluarga, Rasulullah sangat menghargai dan menyayangi istri dan anak-anak. Beliau menjahit sendiri pakaiannya yang robek, membetulkan sandal yang rusak dan mengerjakan pekerjaan tanpa menyusahkan istri. Dalam sholat, Rasulullah pernah memperlambat sujud karena Hasan dan Husain sedang naik di punggung beliau.

Rasulullah juga mengajarkan kedermawanan, tidak serakah terhadap harta. Contohnya, Rasulullah saat mendapatkan hak atas harta rampasan perang Hunain sejumlah 8000 ekor domba, 4800 ekor unta, dan 30 gram perak. Hampir seluruhnya dibagikan kepada fakir miskin dan mereka yang lebih membutuhkan. Ketika itu Rasulullah bersabda :

Sesungguhnya, harta itu hijau dan manis. Barangsiapa mengambilnya dengan kedermawanan hati, maka akan diberkahi. Barangsiapa mengambilnya dengan keserakahan, maka tidak akan diberkahi. (jika tidak diberkahi, maka dia) seperti orang yang makan, tapi tidak pernah kenyang. Tangan di atas (memberi) lebih baik daripada tangan di bawah (diberi).” (HR Muslim)

Sahabat, begitu indah keteladanan Rasulullah dalam berbagai aspek kehidupan. Keteladanan yang menginspirasi sahabat dan umatnya untuk berakhlak mulia dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.  Keteladanan yang kita rindukan saat ini.

Sahabat, mari menjadi bagian solusi dari miskin keteladanan dengan menginspirasikan keteladanan kepada keluarga, kerabat, lingkungan kerja, dan negara. Salah satu cara untuk dapat mennginspirasikan keteladanan kepada orang lain adalah dengan meneladani apa yang pernah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab : 21)

HAR

Haryono, SE.
Kepala Cabang PKPU Surabaya

 

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s