Makin Bertambah Iman Seseorang Makin Bertambah pula Semangatnya

sumber gambar: www.flickr.com

sumber gambar: www.flickr.com

Sahabatku yang senantiasa dalam lindungan Allah, sekarang kau tahu bahwa semangat seorang muslim sejati itu berasal dari rasa cinta kepada Sang Ilahi. Sehingga tidak heran bila kerinduan-kerinduan yang disenandungkan adalah kerinduan menuju akhirat yang abadi.

Maka baginya, untuk menambah semangat, bukanlah sebuah perkara yang sulit dan berbelit. Cukup baginya beribadah kepada-Nya, atau mentadabburi ayat-ayat-Nya atau aktivitas lain yang mengingatkan akan akhirat secara otomatis akan membuat semangatnya semakin melangit.

Tentunya ini sangat berbeda dengan semangat beraktivitas yang ditunjukkan oleh para pengusaha-pengusaha dunia. Yang dikejar-kejar adalah bagaimana mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Akibatnya, tidak ada kendali, tidak ada panduan yang menjaga arah jalan usaha.

Bagaimana bila keuntungan itu telah diraihnya? Ya mereka akan mengejar kembali keuntungan yang lebih besar dari sebelumnya. Begitu terus tak pernah ada ujung pangkalnya.

Maka tak heran bila kini semakin banyak jiwa manusia yang kering ruhani. Kejahatan manusia semakin menjadi-jadi. Kadang-kadang tak perduli apakah dia suami atau istri. Bahkan orang tua sendiri pun dihabisi. (na’udzubillah min dzalik)

Bagi orang yang beriman, semua dunia ini adalah bekal untuk perjalanan di akhirat yang abadi. Saat semua amal dan perbuatan di dunia pasti dinilai dari yang terbesar sampai sekecil biji sawi.

Maka semangat orang beriman tidak kebablasan. Ia paham akan batasan-batasan. Aturan dan petunjuk Allah yang menjadi panduan dalam kehidupan. Ia tidak berlebih-lebihan saat membutuhkan keuntungan dan saat berkekurangan tidak sedih berkepanjangan.

Semangat orang beriman itu indah. Karena semangatnya menjadi selaras dengan kehidupan dunia yang diciptakan oleh Yang Maha Indah. Semangatnya tinggi tapi tetap menghormati orang lain meski berbeda dalam paras wajah. Semangatnya membumbung tapi pengelolaan alamnya tetap memperhatikan berkah.

Itulah sahabatku semangat orang beriman. Semangat yang berasal dari cinta kepada Maha Pengasih yang kasih-Nya tak berkesudahan. Menjalani kehidupan dunia dengan tegar dan kokoh meski sadar akan datang banyak cobaan di hadapan.

Sudahkah kau memilikinya? Sudahkah kau memupuknya? Semangat ini tak membutuhkan bermilyar-milyar biaya. Semangat yang senantiasa terjaga bila kau tetap berusaha melanggengkan iman dalam dada.

Dan bila kini semangatmu semakin melemah, apakah ini pertanda iman yang makin merendah? Karena bila iman telah merana, semangat membumbung bisa jadi bukan semangat karena cinta kepada Yang Maha Kuasa tapi karena cinta kepada dunia. Berhati-hatilah sahabatku yang mulia!

Wallahu a’lam.

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s