Semangat Manakah yang Bertahan Selamanya?

sumber gambar: www.flickr.com

sumber gambar: www.flickr.com

Menurutmu semangat mana yang akan lebih bertahan lama? Semangat dari cinta kepada dunia atau semangat dari cinta kepada Allah subhaanahu wata’ala? Manakah yang akan membuat semangat akan tetap terjaga?

Saat seorang manusia bersemangat karena cinta dunia, semua semangatnya ia munculkan karena inginnya meraih dunia. Padahal ia tahu dan sadar bahwa dunia ini hanya sementara. Tak ada ceritanya dunia ini akan ada sepanjang masa.

Selain itu, di antara semua hal yang ia usahakan meraih dunia, hanya sedikit yang ia bisa tentukan dengan pasti keberhasilannya. Sisanya? Hanya Yang Maha Ghaib yang bisa memastikan apakah sukses atau gagal usahanya.

Seorang manusia bekerja meraih harta dengan gigih hanya untuk mendapatkan kebahagiaan. Maka ia mengira ia akan bahagia bila ia telah meraih kekayaan. Untuk menumpuk harta, usia bertahun-tahun dihabiskan. Di ujung usia, ia baru tersadar bahwa bukan untuk itu manusia diciptakan.

Namun saat gagal meraih dinar yang didamba, rasa kecewa akan memenuhi pikiran manusia. Rasa sedih akan membuat hatinya pilu dan dekat dengan rasa putus asa. Ia tidak tahu bahwa dunia ini memang tidak sempurna. Memang dunia ini akan selalu dipenuhi dengan ujian dan coba.

Maka sebesar apapun semangat yang dimiliki manusia, ia tidak akan meraih bahagia yang sejati. Karena memang sumber semangatnya berasal dari cinta yang telah terkotori. Cinta kepada dunia yang pasti mati.

Bagaimana dengan cinta hamba kepada Allah Yang Maha Kuasa? Apakah itu akan menjadi cinta yang bertahan sepanjang masa? Rasulullah, para sahabat, dan orang-orang yang beriman telah mencontohkannya kepada kita.

Sebagian besar mereka menghadapi kemalangan yang tak terbayangkan bentuknya. Ada yang dimusuhi, dicaci, bahkan ancaman pembunuhan sudah menjadi berita biasa.

Tapi mereka tetap bersemangat menjalani hidup dengan penuh perjuangan. Mereka tetap tersenyum dalam keseharian yang penuh dengan keterbatasan. Mereka tetap berusaha meski kadang hasilnya tidak sesuai dengan yang diangankan.

Mereka tahu, bukan balasan dunia yang mereka harapkan. Mereka ingin balasan yang senantiasa bertambah dan bertambahnya keberkahan. Mereka sadar bahwa kebahagiaan itu diawali dengan munculnya berkah yang terus bersahutan. Tidak hanya di dunia tapi juga setelah ajal tak lagi ada di badan.

Katakanlah: “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?.” Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (QS Ali Imran:15)

Wallahu a’lam

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s