Cinta Manusia itu Cinta Dunia

sumber gambar: www.flickr.com

sumber gambar: www.flickr.com

Jelas sudah sahabatku, cinta dan ilmu yang akan membuatmu menjalani aktivitas hidupmu sepenuh hati. Tak ada lagi rasa malas, berat dan bosan yang akan menggelayuti. Tapi benarkah hal itu akan mendatangkan ketenangan diri?

Ingatkah kau tentang firman ilahi tentang fitrah manusia tentang cinta? Manusia asasnya memang memiliki rasa cinta pada keluarga, jabatan serta kekayaan sebanyak-banyaknya.

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). (QS. Ali Imran: 14)

Maka tak heran bila pada umumnya manusia memang bersemangat dalam mengejar dunia. Karena memang itu sudah ada dalam diri mereka. Sudah wajar bila manusia ingin meraih dunia sebanyak-banyaknya.

Menjadi lumrah bila seorang laki-laki mendambakan wanita yang cantik jelita, kaya, dan berakhlak mulia. Dan lumrah pula bila seorang wanita menginginkan pasangan yang menentramkan dan mampu menlindunginya.

Dan untuk mendapatkan pasangan, manusia mencoba segala macam cara. Tak peduli lagi apakah itu akan melanggar norma moral, etika apalagi agama. Asalkan mereka bahagia. Dan bukankah bahagia itu tujuan semua manusia?

Sahabatku, jabatan dan harta juga tak luput dari pikiran manusia. Semua orang ingin disanjung dan kekayaan yang tak akan habis dimakan hingga tujuh turunannya.

Maka tak usahlah kau heran dengan segala tipu muslihat yang ada di dunia. Sebagian besar manusia memang hanya melihat dunia ini berisi soal pasangan, jabatan dan harta.

Tapi ternyata di antara semua keindahan dan kesenangan itu, Allah menjanjikan surga. Kenikmatan dan keindahannya ada yang sebagaimana di dunia bahkan melebihinya. Tak hanya itu, masamu menikmatinya juga abadi selamanya.

Maka manakah yang menjadi pilihanmu sahabatku. Bersemangat mengejar dunia dan segala isinya yang semu. Atau memilih surga Allah yang akan kau nikmati bila kau beribadah kepadaNya tak kenal jemu.

Tapi harus kuingatkan, bahwa meraih surga itu tidak mudah. Ia tidak diisi dengan hal-hal sepele dan cukup bersilat lidah. Ia membutuhkan pengorbanan, kerja keras dan terarah.

Tapi bukankah semua kerja keras, pengorbananan itu layak dilakukan? Karena surga yang kekal menjadi balasan. Dibandingkan kehidupan dunia yang akan segera ditinggalkan.

Semangat kebanyakan manusia dari cinta dunia. Sementara semangat orang beriman berasala dari cinta Allah dan mengharapkan balasannya. Dan sungguh ini adalah perbedaan yang sangat nyata. Wallahu a’lam

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s