Tidak Cukup dengan Cinta

sumber gambar: www.flickr.com

sumber gambar: www.flickr.com

Bagi orang yang mencinta, sudah menjadi kodrat untuk merasakan mudah dan indah saat mempersembahkan sesuatu bagi yang dicintainya. Tapi ini tidak selalu terjadi sahabat. Ada saat cinta menggebu tetap tak bersemangat.

Kau mungkin heran. Bagaimana mungkin seseorang tak bersemangat waktu memberi yang dicintainya persembahan? Bagaimana orang yang mencintai tidak merasakan keindahan dan kemudahan?

Tahukah kau salah satu ibrah dari kisah taubatnya seorang pembunuh yang diceritakan oleh Rasulullah? Saat itu ada seorang pembunuh yang telah membunuh 99 jiwa.

Ia bertanya kepada seorang rahib, “Mungkinkah bila aku bertaubat, taubatku akan diterima?” Ternyata sang rahib menjawab, “Sungguh kau telah berbuat dosa besar, taubatmu tidak akan diterima.” Marah si pembunuh ini sehingga ia membunuh sang rahib dan menjadikan korbannya 100 jiwa sempurna.

Sahabatku, sebenarnya si pembunuh ini telah menemukan cinta. Ia ingin segera bertaubat atas semua kesalahan yang ia lakukan. Tapi dalam perjalanannya ia menjadi sedih, bahkan marah, karena ia tidak menemukan jalan. Sebuah jalan untuk menyesali segala perbuatan.

Perasaan cinta memang syarat utama untuk merasakan semangat dan kesungguhan. Tapi ada hal lain yang harus kau penuhi untuk meraih semangat tanpa keraguan. Yakni dengan pengetahuan dan keyakinan.

Bila kau sudah cinta, tapi kau tidak tahu langkah menuju ke sana, kau akan mudah tergoda. Kau akan bingung karena sekian lama berjalan tak kunjung kau temui yang kau cinta.

Rasa sedih kau rasakan ketika kau tak menemukan apa yang kau cinta. Tapi kau tetap mencobanya, tapi kau tetap tak menemukannya juga. Sedih, sedih dan sedih yang kau alami malah membuatmu semakin jauh dari yang kau cinta.

Semua karena kau tidak tahu apakah jalan yang kau tempuh benar-benar mendekatkanmu kepadanya. Sehingga ketika kau tidak mendapati yang kau cinta, rasa sedih segera mendera.

Usaha demi usaha kau lakukan tak jua mendatangkan hasil yang sepadan. Kesedihan demi kesedihan pun membuat semangat berubah menjadi keputusasaan.

Sahabatku, bila kau ingin mendapatkan tekad dan semangat dalam menjalani hidupmu, ketahuilah bahwa tidak hanya cinta yang kau perlu. Untuk bersemangat dan sungguh-sungguh kau juga butuh ilmu.

Tanpanya kau akan mudah merasa sedih dan pilu. Yang lambat laun akan menjadikan rasa cintamu semakin lama semakin keras dan membatu. Maka tidak hanya cinta semata tapi ilmu juga kau harus kau jadikan satu.

Wallahu a’lam

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s