Rengkuhlah Perubahan Itu

sumber gambar: (www.flickr.com)

sumber gambar: (www.flickr.com)

Suatu ketika, umat Islam di Madinah geger. Umar bin Khattab ra berpidato di hadapan manusia bahwa Rasulullah tidak mati hingga Allah membinasakan kaum munafik.

Semua orang memperhatikan apa yang disampaikan oleh Umar, hingga Abu Bakar ra. datang dan menyampaikan beberapa ayat Al Qur’an.

Sesungguhnya kamu akan mati dan sesungguhnya mereka akan mati (pula). (QS. Az Zumar:30) hingga selesai dan dilanjutkan dengan ayat lainnya

Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.(QS. Ali Imran: 144)

Lalu Abu Bakar ra juga berkata, “Barang siapa menyembah Allah, maka Allah Maha hidup dan tidak akan mati. Dan barangsiapa menyembah Muhammad maka ketahuilah sesungguhnya Muhammad telah wafat.”

Umar kaget mendengar apa yang disampaikan oleh sahabat yang paling dicintai oleh Rasulullah ini. Ia seakan-akan tidak pernah mendengar ayat ini sebelumnya. Ayat yang disampaikan Abu Bakar menyadarkannya.

Sesungguhnya sebagaimana kehidupan begitu juga kematian. Ia adalah perubahan yang pasti terjadi. Dan begitu juga perubahan-perubahan lain yang terjadi pada diri manusia di dunia.

Tahun demi tahun, usia bertambah, kesehatan makin menurun. Aktivitas makin terbatas. Hingga akhirnya Allah mengambil nyawa yang memang bukan menjadi milik manusia.

Seorang yang beriman tidak menolak perubahan. Sebagaimana Abu Bakar ra, orang yang beriman malah menerima perubahan. Karena memang dunia ini terus berubah tidak ada yang kekal melainkan Allah saja.

Sesedih atau sesenang apapun perubahan yang kau alami, tidak ada sesuatupun yang mampu menghindarkannya darimu. Bila Allah telah menetapkan keputusanNya atasmu siapakah yang bisa menjauhkannya darimu?

Maka terimalah perubahan yang terjadi. Karena semua itu memang sudah digariskan Allah kepada semua makhlukNya. Perubahan tidak hanya terjadi pada dunia tapi juga pada manusia entah ia beriman atau ingkar.

Jadilah kau, sahabatku, orang yang siap sedia menerima perubahan. Karena dengannya kau akan menjadi orang yang tegar dalam segala situasi. Kau akan senantiasa optimis dalam menjalani hidup.

Kekhawatiranmu bukan lagi akan perubahan yang terjadi, tapi apakah kau akan tetap beramal terbaik saat perubahan terjadi. Tetapkah kau menjadi hambaNya yang tulus mengabdi kepadanya kala perubahan muncul di dunia? Wallahu a’lam.

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s