Allah Saja Yang Berhak Memutuskan Terjadinya Perubahan

Keruntuhan dan kebangkitan sebenarnya telah ditetapkan oleh Allah (sumber gambar: www.flickr.com)

Keruntuhan dan kebangkitan sebenarnya telah ditetapkan oleh Allah (sumber gambar: www.flickr.com)

Menjelang akhir tahun 2013 ini banyak kejutan-kejutan yang terjadi di dunia bisnis, terutama bisnis telekomunikasi. Setelah Nokia yang sudah dipastikan dibeli oleh Windows, Blackberry mengalami kebangkrutan.

Di sisi lain, ada produsen-proudusen yang bermunculan. Di samping Samsung yang menjadi pemimpin, bersanding di sampingnya iPhone, yang telah memulai era smartphone.

Tidak hanya itu, kejadian Amerika Serikat menghentikan beberapa layanan sosial bagi warganya juga masuk kejadian yang mengejutkan. Semua heran dan bingung bagaimana mungkin negara yang adidaya mendadak bangkrut.

Semua orang termasuk dirimu bisa meneliti sebab-sebab terjadinya perubahan. Tapi yang pasti, perubahan itu terjadi. Dan yang memastikan terjadinya perubahan adalah Allah semata. Sementara sebabnya hanyalah sarana perubahan yang telah ditetapkan Allah.

“Dan sesungguhnya Kami telah mempergilirkan hujan itu di antara manusia supaya mereka mengambil pelajaran (dari padanya); maka kebanyakan manusia itu tidak mau kecuali mengingkari (nikmat)” (QS. Al Furqon: 50)

Allah memberikan perumpamaan tentang perubahan dengan hujan. Terkadang di satu wilayah tahun ini curah hujannya tak setinggi tahun lalu. Dan tahun depan bisa jadi berbeda dengan tahun ini. Semua itu adalah hak Allah yang menentukannya.

Manusia bisa mempelajari bahwa hujan itu akan turun bila uap air di permukaan bumi telah naik dan berkumpul sehingga membesar dan membentuk tetesan hujan.

Tapi siapakah yang bisa memastikan kapan, di mana, berapa banyak curah hujan yang turun? Tidak ada yang bisa menentukan, karena memang itu adalah hak Allah semata. Terlalu banyak faktor yang mempengaruhi yang tidak bisa diusahakan oleh manusia untuk memastikan hujan.

Begitu juga dengan perubahan-perubahan bisnis di atas. Semua orang bisa mempelajari sebab-sebab sukses dan gagalnya sebuah usaha. Semua orang juga bisa mengoptimalkan agar usahanya berhasil.

Tapi usaha manusia itu tidak bisa memastikan keberhasilannya. Dia tidak bisa memastikan pesaingnya tidak berusaha lebih keras, dia juga tidak bisa memastikan bahwa lingkungannya aman tanpa bencana yang terjadi.

Perubahan itu adalah milik Allah. Di antara sebab-sebab perubahan yang terjadi, berapa besar yang bisa kau pengaruhi? Bukankah lebih banyak sebab-sebab yang tidak bisa kau pengaruhi?

Kau bisa berusaha sekuat tenaga dan memang itulah porsi manusia. Tapi untuk urusan memutuskan terjadinya perubahan atau tidak, Allah-lah yang berhak melakukannya. Wallahu A’lam.

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s