Selau Bersiap untuk Menang (8 Resep Sukses Sir Alex Ferguson – Tulisan 6)

sumber gambar. www.manutd.com

sumber gambar. www.manutd.com

Dibandingkan klub-klub liga Inggris lainnya, MU memiliki rekor menang lebih banyak ketika kedudukan masih imbang di babak pertama atau di 15 menit terakhir. Seringkali ini dilihat sebagai keberuntungan tapi benarkah hal itu?

Ternyata, kondisi imbang dan dirasakan sulit ini sudah masuk dalam daftar latihan MU sehari-hari. Memang saat latihan, para pemain dikondisikan untuk keluar dari situasi yang sulit. Jadi ketika kondisi sulit itu datang dalam pertandingan, mereka sudah tahu apa yang harus mereka lakukan.

“Kami memang menggunakan latihan sebagai kesempatan yang berharga untuk belajar dan berkembang. Bisa jadi ada pemain yang bosan dengan hal ini . Tapi hal ini membantu kami menang selama ini. “

“Ketika kondisi dalam pertandingan tidak seperti yang kami harapkan, para pemain seakan-akan secara otomatis tahu taktik seperti apa yang harus mereka lakukan. Mereka tidak bisa hanya berdiam saja di sini. Mereka harus terus mencari cara untuk terus berkembang.”

Dan ini berakar dari keinginan kuat Ferguson untuk selalu menang. Bahkan bila lima pemain pentingnya dilanda cidera, ia masih mengharapkan kemenangan.

Salah satu hal yang menarik adalah bila klub lawan seringkali berkumpul dan berpelukan sebelum pertandingan dimulai untuk saling menyemangati, tidak demikian dengan MU.

Sir Alex mengatakan bahwa mereka tidak terbiasa dan tidak perlu dengan hal seperti itu. Ia yakin bahwa para pemain telah siap untuk bermain. Hal ini karena semua persiapan telah dilakukan dengan baik sebelum menuju lapangan.

Selain itu keinginannya untuk meraih kemenangan menjadikan dia seringkali mengambil resiko yang besar. Ketika kalah dengan skor 1-2 di babak pertama, ia memilih lebih baik kalah dengan skor 1-3 dengan memperbanyak kesempatan menyerang untuk meraih kesempatan draw atau menang.

“Di 15 menit terakhir, aku akan memasukkan pemain dengan naluri menyerang, dan mengurangi pertahanan. Kami sadar bahwa bila menang dengan skor 3-2, hal itu akan menjadi sesuatu yang fantastik, tapi bila kami kalah 1-3, kami tetap akan kalah juga.” Ungkap Sir Alex Ferguson.

Semua orang di MU juga memiliki pandangan yang sama – mereka tidak akan menyerah. Ini adalah sebuah karakter yang hebat, dan bukankah itu adalah sesuatu yang hebat untuk menyaksikan apa yang mungkin terjadi dalam sebuah pertandingan yang sengit?

Simulasikan kondisi-kondisi sulit, selalulah mencari cara baru agar resiko yang mengancam bisa dikurangi. Selain itu berlatihlah seakan-akan kau berada dalam kondisi sulit. Dengan semangat untuk menjadi pemenang, Sir Alex Ferguson telah menunjukkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Bagaimana denganmu?

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s