Pemimpin itu Tidak Galau dengan Kritik dan Komentar

sumber gambar: www.flickr.com

sumber gambar: www.flickr.com

Kebebasan berekpresi sekarang ini menjadi milik semua orang. Bahkan orang yang tak memiliki ilmu tentang apa yang dikomentari pun tetap bisa berkomentar dan tetap dihargai.

Dan inilah yang menjadi tantangan bagi pemimpin sekarang ini. Seringkali posisi pemimpin adalah posisi yang memunculkan berbagai macam kritik dan komentar dari siapapun.

Hal ini juga sudah disadari oleh salah seorang presiden Amerika Serikat, Eleanor Roosevelt. Ia mengungkapkan, “Do what you feel in your heart to be right – for you’ll be criticized anyway.” Lakukan apa yang menurut hatimu adalah sesuatu yang benar – karena nanti toh kau akan tetap dikritik.

Bukan berarti tidak mengindahkan nasihat dan panduan. Namun seringkali yang membuat sebuah langkah maju terhambat adalah karena seringnya pemimpin terlalu mempertimbangkan kritik yang mungkin akan nanti diterimanya.

Padahal ketika nanti ia merubah langkah hingga sesuai dengan nasihat atau kritik yang disampaikan, bukan berarti nanti akan bebas kritik setelah pelaksanaan. Kritik itu tetap akan muncul.

Jadi bila kritik itu tetap akan muncul kenapa ia tidak melakukan sesuatu yang ia yakini bahwa hal itu adalah sesuatu yang benar?

Dunia ini memang dipenuhi dengan orang yang berbeda. Berbeda pengalaman hidup, berbeda pendapat dan argumen. Dan ini adalah sesuatu yang lumrah. Tidak mungkin ada orang yang bisa memuaskan semua pihak.

Maka tetaplah melakukan perencanaan dengan matang, pertimbangkanlah skenario terbaik dalam membawa perubahan positif bagi orang banyak. Dan setelah semua usaha untuk menganalisa dan memiliih pilihan terbaik, tibalah saatnya untuk melaksanakannya.

Jangan gentar dengan kritikan dan komentar orang lain. Tetaplah dengarkan kritik dan komentar orang lain yang logis dan bermanfaat. Sisanya tinggalkanlah. Lakukan apa yang kau pilih sebagai langkah yang benar.

Karena bisa jadi seorang pemimpin seringkali melihat sesuatu yang tidak dilihat oleh orang lain, dan itulah tantangan bagi mereka yang memiliki visi. Pandangan yang tak selalu dilihat oleh orang lain. Wallahu a’lam.

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s