Serial Kisah Cinta dan Pengorbanan (4)

sumber gambar: www.flickr.com

sumber gambar: www.flickr.com

Ada Muslim Bergabung dengan Pasukan Kafir?

Cinta seseorang itu membutuhkan bukti. Bila ternyata untuk berkorban ia tidak bersedia, bisa jadi dalam hatinya, cinta itu tidak sebesar yang ia sampaikan.

Begitu juga cinta kepada Allah dan RasulNya. Cinta seperti ini malah lebih layak untuk mendapatkan bukti. Dan ini juga yang ditunjukkan oleh Allah dalam perang Badar.

Tapi bukan kesungguhan para tentara muslim yang ditunjukkan Allah, ada sesuatu yang lain. Para tentara muslim ternyata menyaksikan ada orang-orang muslim yang bergabung bersama tentara musuh di perang Badar.

Sebelum hijrah, sebenarnya ada beberapa orang yang telah bersyahadat, mengikrarkan untuk bertuhan hanya kepada Allah dan mengikuti perintah-perintah Rasulullah saw.

Lalu datanglah saat-saat hijrah ke Madinah. Semua muslim diperintahkan oleh Rasulullah dengan petunjuk Allah untuk segera meninggalkan Mekkah menuju Madinah. Maka gelombang eksodus ke Madinah pun dimulai.

Nyatanya tidak semua muslim berangkat ke Madinah. Ada yang enggan berangkat karena beralasan mereka adalah orang-orang yang lemah. Padahal bukan karena lemah, tapi mereka enggan karena kurangnya cinta.

Cinta kepada Allah dan RasulNya yang mereka miliki tidak mampu mengalahkan cinta pada keluarga dan kekayaan yang telah dikumpulkan. Akhirnya mereka menetapkan hati untuk tidak berhijrah sebagaimana umat Islam yang lain.

Dan saat terjadi perang Badar, mereka berada di antara pasukan kafir karena dipaksa oleh orang kafir. Walaupun di saat itu juga ada kesempatan untuk membelot menyeberang ke barisan muslim, tapi mereka tidak melakukannya.

Sekali lagi rasa cinta mereka kepada keluarga dan kekayaan mereka menghalangi mereka untuk berkorban bagi Allah dan RasulNya. Dan yang terjadi maka terjadilah.

Ketika pertempuran sengit terjadi dan mereka terbunuh, akhirnya mereka ditetapkan Allah sebagai ahli neraka Jahanam. (Na’udzubillah min dzalik)

Sesungguhnya orang-orang yang diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, (kepada mereka) malaikat bertanya : “Dalam keadaan bagaimana kamu ini?.” Mereka menjawab: “Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri (Mekah).” Para malaikat berkata: “Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat berhijrah di bumi itu?.” Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali,(QS. An Nisa’: 97)

Bagaimana dengan dirimu sahabatku? Sudahkah kau membuktikan rasa cintamu kepada Allah  dan RasulNya? Semoga Allah senantiasa menguatkan iman dan cintamu kepadaNya. Wallahu a’lam

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s