Panduan Memilih Sapi Qurban bagi yang Awam?

sumber gambar: www.flickr.com

sumber gambar: www.flickr.com

Mendekati Hari Raya Qurban, kebutuhan hewan qurban pasti meningkat. Pedagang sapi dan kambing bermunculan di berbagai sudut jalan. Dan tentu saja dengan berbagai macam cara menjajakannya.

Untuk mengetahui sehat atau sakitnya hewan qurban yang dijajakan, memang dibutuhkan keahlian seorang dokter hewan. Tapi bagaimana bila tidak tersedia dokter hewan?

Berikut ini ada beberapa cara yang bisa kau gunakan sebagai orang awam untuk mengetahui sehat atau tidaknya sapi. Meski hanya gejala yang umum saja yang bisa ditangkap, minimal kau bisa berhati-hati untuk memilih sapi.

Perhatikan anggota tubuh sapi berikut ini untuk mengetahui apakah sehat atau sakit:

Telinga. Pada sapi sehat, telinganya akan selalu aktif mencari tahu sumber-sumber suara. Sedangkan bagi sapi yang bermasalah, posisi telinga akan turun.

Selalu aktif mencari sumber suara

Selalu aktif mencari sumber suara

Mata. Pada bagian mata yang berwarna putih akan terlihat pembuluh darah kecil. Tapi bila sampai pembuluh darah ini menebal, berarti ada indikasi penyakit yang menjangkiti sapi.

Pembuluh darah pada mata sapi yang sehat

Pembuluh darah pada mata sapi yang sehat

Hidung. Pada sapi sehat, hidung sapi akan senantiasa basah dan berlendir. Bila sampai kering, berarti ada indikasi sakit yang menyerang.

Hidung sapi yang sehat selalu basah

Hidung sapi yang sehat selalu basah

Bulu. Pada sapi yang sehat, bulunya akan terlihat berkilat, tidak kusam.

Kaki belakang. Pada sapi yang sehat, gerakan-gerakan untuk menyesuaikan posisi tubuh jarang dilakukan. Sebaliknya, sapi yang sakit akan berulang kali menggerakkan kaki belakangnya untuk menyesuaikan posisi.

Nafsu makan. Pada sapi sehat, ketika jam makan, mereka akan mengkonsumsi makanan yang diberikan. Tapi bila sakit, sapi akan menurun nafsu makannya. Maka ketika memilih hewan, datanglah di saat sapi diberi makan.

Untuk lebih lengkap kau bisa saksikan video berikut ini. Semoga bisa membantu. Wallahu a’lam

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s