Orang Paling Rugi Sedunia (dan Se-akhirat)

Jangan sampai merasa beruntung di dunia ternyata buntung di akhirat (sumber gambar: flickr.com)

Jangan sampai merasa beruntung di dunia ternyata buntung di akhirat (sumber gambar: flickr.com)

Sahabatku, Rasulullah saw telah menjelaskan bahwa sebenarnya manusia terbaik adalah manusia yang paling banyak memberikan manfaat bagi manusia lain. Hal ini terlepas dari suku, agama, ras dan golongan asal manusia tersebut.

Tapi ukuran ini hanya bisa berlaku ketika di dunia. Di akherat, besarnya kebaikan atau manfaat bukan lagi ukuran yang menjadi patokan. Sebagaimana kisah tentang seorang manusia yang telah membunuh 100 orang namun di akhir hayatnya ia bertaubat.

Bila kebaikan akhirat dihitung dari banyaknya manfaat di dunia, manusia tersebut pasti tidak akan mendapatkan kebaikan sama sekali. Karena ia tidak memberi manfaat tapi malah melakukan kejahatan.

Begitu juga dengan kisah salah seorang sahabat Rasulullah yang masuk Islam, belum melakukan amal kebaikan dalam Islam selain jihad. Tapi kemudian ia mendapatkan anugerah masuk surga.

Subhaanallah, sungguh Allah memberikan karunia-Nya kepada siapa yang ia kehendaki. Dan sesungguhnya pangkal kebaikan dunia dan akhirat itu adalah iman kepada Allah. Tanpanya kebaikan-kebaikan di dunia menjadi tidak berarti.

Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.

Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan- amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat. Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.(QS. Al Kahfi: 103-106)

Kebaikan-kebaikan dan manfaat sebanyak apapun yang kau berikan kepada manusia lain di dunia tidak akan mampu menyelamatkanmu, bila kau tidak beriman kepada Allah swt.

Dan janganlah kau merasa silau dengan kebaikan-kebaikan orang di luar Islam. Karena meski mereka berbuat banyak kebaikan, sebenarnya mereka adalah orang yang paling rugi.

Mereka sudah merasa bahwa mereka adalah orang yang paling baik. Padahal kebaikan mereka tidak akan dinilai sebagai sesuatu yang berharga bila mereka tidak beriman kepada Allah swt.

Rasulullah menyampaikan, bahwa nanti di hari kiamat akan datang orang yang besar dan gemuk tapi beratnya dalam timbangan Allah tidak melebihi berat sayap nyamuk.

Sungguh ini adalah sebuah kerugian yang nyata. Semoga Allah tetap memberikan nikmat iman kepadaku dan kepadamu sahabat hingga Allah menjemput kita.  Wallahu a’lam

One response to “Orang Paling Rugi Sedunia (dan Se-akhirat)

  1. demi masa, sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman dan beramal salih dan saling menasehati dalam kebenaran dan saling menasehati dalam menetapi kesabaran

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s