Masih Ingin Berbangga? Ingatlah Teguran Allah kepada Musa as

Ingatlah sahabat, bahwa ilmu itu milik Allah

Ingatlah sahabat, bahwa ilmu itu milik Allah

Bila “rocker juga manusia” begitu juga dengan para Nabi Allah. Mereka juga manusia, kesempurnaan hanya milik Allah. Sedangkan manusia, meski statusnya adalah Nabi dan Rasul pasti ada kekurangannya. Namun kekurangan itu tetap tertutupi oleh kelebihan yang dianugerahkan kepada mereka.

Termasuk didalamnya adalah Nabi Musa as. Nabi dari kalangan Bani Israil ini memang memiliki keunggulan-keunggulan yang mungkin tidak diberikan kepada Nabi-Nabi Allah yang lain.

Namun di samping kelebihan, pasti juga ada kekurangan. Suatu ketika ia pernah ditanya, “Siapakah orang yang paling berilmu di antara semua manusia?” Dan Nabi Musa as menjawab, “Akulah yang paling pandai”. Allah tidak menyukai jawaban ini. Karena sesungguhnya semua keilmuan itu adalah milik Allah.

Oleh sebab itu Nabi Musa diminta untuk bertemu dengan salah seorang hamba Allah yang oleh Allah dikabarkan bahwa hamba itu lebih berilmu daripada Musa as.

Namanya adalah Khidir. Setelah Nabi Musa as mengungkapkan apa yang diminta oleh Allah kepadanya. Khidir as menjawab, “Wahai Musa, sesungguhya Allah memberikan beberapa ilmuNya kepadaku yang tidak diberikan kepadamu. Dan Allah juga memberikan beberapa ilmuNya kepadamu yang tidak diberikan kepadaku.”

Sahabatku, berbangga hati dengan apa yang sudah dianugerahkan Allah kepada kita apapun bentuknya hendaknya kau kembalikan kepada empunya. Semua apa yang kita miliki di dunia ini bukanlah miliki kita sebenarnya. Semua adalah anugerah dari Allah swt.

Kekayaan, kekuatan badan, kekuatan ilmu, dan apapun anugerah lainnya itu adalah milik Allah semata. Maka tidak pantas bagi kita untuk membesarkannya dengan semata-mata menisbatkannya kepada kita. Padahal itu semua adalah milik Allah.

Bila Musa as saja ditegur oleh Allah karena merasa besar dengan ilmu yang dimilikinya. Bagaimana mungkin kita pantas berbesar diri dengan sekelumit ilmu yang kita miliki. Wallahu a’lam

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s