Tak Berpengaruh, Itulah Alasan Pimpinan Tidak Menjadi Pemimpin

Polisi adalah orang yang paling berpengaruh di jalan raya. Bagaimana dengan di tempat kerja? (sumber gambar: flickr.com)

Polisi adalah orang yang paling berpengaruh di jalan raya. Bagaimana dengan di tempat kerja? (sumber gambar: flickr.com)

Pernahkah kau melihat fenomena ada pimpinan yang selalu ikut dengan pendapat bawahannya? Atau pernahkah kau melihat karyawan yang lebih senang mengikuti temannya daripada pimpinannya?

Ada. Dan mungkin saja banyak terjadi. Apalagi di masa-masa sekarang ini di mana terkadang banyak pimpinan yang sebenarnya tidak layak jadi pimpinan. Tapi pernahkah kau bertanya mengapa fenomena itu bisa terjadi?

Mengapa pimpinan tidak jadi pemimpin. Malah sebaliknya, ucapan bawahan atau teman kerja yang diikuti melebihi perintah pimpinan perusahaan.

Ungkapan tentang kepemimpinan berikut mungkin bisa memberikan jawaban. John C. Maxwell menyatakan bahwa “Leadership is Influence”, Kepemimpinan adalah kekuatan pengaruh.

Siapa yang bisa mempengaruhi, maka dialah yang bisa memimpin. Terlepas siapapun dia, dengan syarat ia bisa mempengaruhi orang lain, maka orang tersebut akan bersedia menjadikannya pemimpin atau panutan.

Dan ketika ditanyakan siapakah contoh pemimpin dengan pengaruh terbesar? sosok Rasulullah SAW adalah jawaban utamanya. Beliaulah yang menjadi orang yang paling berpengaruh di dunia.

Dan bila ditanyakan bagaimana beliau bisa mempengaruhi, maka jawabannya adalah akhlaq yang mulia. Jujur, mudah menolong, sabar, adil, adalah beberapa karakter dari akhlaq mulia beliau.

Meskipun ada banyak orang yang berpangkat dan berharta, tak ada yang bisa mengalahkan pengaruh akhlaq mulia dari Muhammad SAW. Malah mereka yang berpangkat dan berharta bersedia untuk mengikuti Rasulullah.

Bila trainer-trainer kepemimpinan menyatakan bahwa pengaruh-lah yang menjadikan seorang pemimpin, maka Rasulullah telah membuktikannya berabad-abad yang lalu. Dan itu semua atas izin Allah yang telah membekali beliau dengan keluhuran akhlaq. Wallahu a’lam.

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s