Apakah Cintamu Hanya Separuh Kurma

Sumber gambar: flickr.com

Sahabatku, berhati-hatilah dengan apa yang kau cintai. Yang kau cintai bisa membuatmu mendapatkan murka Allah bila kecintaanmu menghalangi melaksanakan perintah Allah dan RasulNya.

Abu Lahab yang di masa hidupnya melawan dakwah Rasulullah bahkan hendak membunuh beliau akan mendapatkan siksaan yang terberat. Apakah itu? Ia akan disiksa oleh orang yang mencintainya di dunia.

Ketika ia di dunia melawan dakwah Rasulullah, istri yang dicintai membantunya. Maka di neraka kelak, istrinya pula yang akan memberikan siksaan itu kepadanya.

Sahabatku, bagaimana jadinya bila orang yang kita cintai, kita rela berkorban di dunia untuknya ternyata menjadi orang yang menyiksa kita di akhirat kelak. Bagaimana hati ini tidak tersayat-sayat?

Pasangan, anak, orang tua yang kau sayangi, hormati, rawat di dunia ternyata tidak mampu menyelamatkanmu. Malah, mereka adalah aktor yang menyiksamu di hari akhir kelak. Na’udzubillah min dzalik.

Begitu pula dengan semua harta benda yang kau miliki. Ketika harta benda itu hanya kau tumpuk, hitung, dan kau tahan dari zakat dan sedekah, maka harta yang kau cintai itu yang akan menyiksamu kelak.

Ada yang berubah menjadi cairan panas yang menjadi minuman, ada pula  yang berubah menjadi ular beracun yang menggigit dan melumatmu. Dan setiap kali hancur, akan dibuat tubuh yang baru untuk diulang kembali siksaannya. Sungguh sebuah siksaan yang mengerikan.

Maka janganlah kau mencintai berlebihan hingga membuatmu melupakan perintah Allah dan RasulNya. Terhadap harta benda yang kau punya, jangan hanya kau tahan, gunakan ia sebagai sedekah, dan zakatilah ketika ia telah memasuki nishab semoga Allah menghindarkan kita dari siksa neraka.

Hadis riwayat Adi bin Hatim ra., ia berkata: Aku mendengar Nabi saw. bersabda: Barang siapa di antara kalian mampu berlindung dari neraka walau hanya dengan separoh kurma, maka hendaklah ia melakukannya (bersedekah). (Shahih Muslim No.1687)

Wallahu a’lam

One response to “Apakah Cintamu Hanya Separuh Kurma

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s