Asa Faqih Mengubah Nasib Diri dan Keluarganya Lewat Pendidikan

Faqih menandatangani tanda terima santunan dari PKPU SurabayaNamanya Faqih. Seorang anak yang kini duduk di kelas 2 SMP itu didampingi oleh sang ayah saat perwakilan PKPU Surabaya datang ke rumahnya, di daerah Keputih Tegal Timur Baru atau lebih dikenal sebagai “Keputih Tinja.”

Rumahnya hanya sebuah rumah petak berukuran tidak lebih dari 3×5 m. Dinding triplek dan tumpukan barang yang berada di ruang tamu membuat sang pemilik rumah segan mempersilahkan tim PKPU Surabaya untuk masuk.

Terlihat beberapa orang berada di ruang tamu. Sepertinya mereka adalah kerabatnya yang juga tinggal di rumah yang sama. Ketika Bu Ita, relawan setempat, dan Mbak Lutfi datang, Faqih didampingi ayahnya keluar.

“Alhamdulillah…makasih mbak… InsyaAllah uangnya akan saya guna untuk membeli sandal dan memperbaiki sepeda, sudah lama sandal saya rusak. Kebetulan sepeda saya juga rusak, ban nya harus diganti. Tapi karena belum punya uang, sepedanya tetap dibiarkan belum diperbaiki.” Ungkap Faqih saat menerima santunan yang disampaikan melalui PKPU Surabaya.

Memang sandal yang menghiasi kakinya telah terlihat sudah tak layak dipakai lagi. Ceritanya ternyata, bahwa sandal itu juga baru bisa terbeli saat PKPU Surabaya memberikan santunan kurang lebih 1 bulan yang lalu.

Profesi sang ayah sebagai tukang sapu memang tidak bisa mencukupi kebutuhan Faqih. Ia harus belajar hidup sederhana, dan tidak membebani orang tuanya.

Ia pendiam. Tak banyak membuat pusing sang Ayah dengan banyak permintaan sebagaimana remaja pada umumnya. Ia sadar ia bukan dari keluarga yang mampu. Dan mungkin karena tidak ada lagi seorang ibu di keluarga mereka, ia dipaksa harus mandiri. Ia tidak malu mengerjakan tugas-tugas rumah tangga.

Ia masih menyimpan asa untuk bersekolah, meraih cita-cita, atau sekedar mengubah nasib diri dan keluarganya menjadi lebih baik. Semoga Allah mengabulkannya.

Kau juga bisa membantunya sahabat, donasi ke rekening PKPU Surabaya, Bank Muamalat (701.003.9015).

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s