Saat Kau Merasa Berat untuk Menjadi Orang Baik, Ingatlah Kisah Ini

Jangan merasa rendah diri untuk menjadi lebih baik sahabat (sumber gambar: flickr.com)

Jangan merasa rendah diri untuk menjadi lebih baik sahabat (sumber gambar: flickr.com)

Sahabatku, ketika para ashhaabul kahfi tertidur dalam gua, bukan hanya mereka yang disebutkan dalam Qur’an. Ada satu lagi makhluk Allah yang menjadi mulia meskipun ia sebenarnya makhluk yang hina.

Ia adalah seekor anjing. Ada yang mengatakan bahwa anjing itu adalah milik salah satu dari pemuda yang diselamatkan oleh Allah. Wallahu a’lam

Tapi itulah kekuasaan Allah. Anjing adalah makhluk hina karena dinyatakan dalam sebuah hadits bahwa malaikat tidak akan memasuki rumah yang didalamnya ada anjing.

Namun dalam cerita para pemuda ini, Allah mengisahkan ada seekor anjing yang juga ikut beserta dengan mereka. “…..Dan kami balik-balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua….” (QS. Al-Kahfi: 18)

Ibnu Katsir menyampaikan bahwa inilah salah satu manfaat yang didapatkan ketika berkumpul dengan orang yang baik. Meskipun mereka bukan orang yang baik di awalnya namun akan mendapatkan kebaikan di akhirnya.

Sahabatku, tidak ada yang menginginkan dirinya menjadi jahat, buruk dan jelek kelakuannya. Tidak juga orang tua dan orang di sekelilingnya. Sejahat-jahatnya orang pasti menginginkan generasi penerusnya menjadi orang-orang yang baik.

Kau dan banyak orang lain sekarang ini mungkin memiliki kejelekan-kejelekan. Namun kau bisa mendapatkan kebaikan di akhirnya. Caranya yakni dengan banyak berkumpul dengan orang-orang yang baik.

Meski kau kadang merasa berat untuk meninggalkan keburukan yang telah mendarah daging, tapi jangan kau melepaskan ikatan kebaikan dengan orang-orang yang shalih. Tetaplah kau bertemu, berkumpul dan mendengarkan nasehat-nasehat mereka.

Semoga dengan niat baikmu untuk berubah dan kesabaran para orang shalih dan izin dari Allah kau akan mendapatkan akhir yang baik atau husnul khatimah. Beruntunglah umat Islam karena yang dihitung adalah akhirnya.

Wallahu a’lam

2 responses to “Saat Kau Merasa Berat untuk Menjadi Orang Baik, Ingatlah Kisah Ini

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s