Mereka Tak Gentar Saat Berkata “Allah-lah yang Kami Sembah”

Menunjukkan jati diri muslim kenapa takut? (sumber gambar: flickr.com)

Menunjukkan jati diri muslim kenapa takut? (sumber gambar: flickr.com)

Para pemuda yang beriman itupun kemudian saling bertemu untuk beribadah kepada Allah. Mereka menyepakati untuk saling berjumpa pada waktu dan jam tertentu untuk beribadah.

Namun, masyarakat yang melihat gerak-gerik mereka menjadi curiga. Kenapa para pemuda itu selalu berkumpul di suatu tempat dan suatu waktu yang sama, serta melakukan perbuatan yang tidak mereka ketahui.

Warga pun melaporkan hal tersebut kepada sang Raja. Sang Raja meminta para pemuda bangsawan ini datang dan menghadap kepada sang Raja. Ia meminta penjelasan dan keterangan tentang apa yang selama ini mereka lakukan.

Maka dengan tegas para pemuda ini mengatakan: “Tuhan kami adalah Tuhan seluruh langit dan bumi; kami sekali-kali tidak menyeru Tuhan selain Dia, sesungguhnya kami kalau demikian telah mengucapkan perkataan yang amat jauh dari kebenaran.”

Mereka masih melanjutkan, “Kaum kami ini telah menjadikan selain Dia sebagai tuhan-tuhan (untuk disembah). Mengapa mereka tidak mengemukakan alasan yang terang (tentang kepercayaan mereka)? Siapakah yang lebih zalim daripada orang-orang yang mengada-adakan kebohongan terhadap Allah?”

Mendengar hal ini, tentu saja sang Raja merasa geram dan marah. Akhirnya mereka ditahan. Sebagai hukumannya, pakaian mereka dilucuti untuk mempermalukan mereka. Tidak hanya itu, mereka juga disekap. Mereka diberikan waktu untuk berpikir agar kembali pada agama semula.

Mereka yang telah mendapatkan hidayah dan keimanan, mana mungkin kembali pada kesesatan. Maka Allah menyelamatkan mereka. Mereka lari dari tempat penyekapan dan masuk dalam sebuah gua.

Itulah orang yang beriman sahabatku, tidak ada keraguan untuk menjelaskan apa yang mereka yakini sebagai kebenaran, meski harus berhadapan dengan bahaya yang jelas di depan mata. Wallahu a’lam bish showab

Sumber inspirasi: Tafsir Ibnu Katsir Surat Al Kahfi ayat 14-15

One response to “Mereka Tak Gentar Saat Berkata “Allah-lah yang Kami Sembah”

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s