Masih Enggan Menunaikannya? Bacalah Kisah Ini

Muslim yang enggan berzakat adalah musuh

Muslim yang enggan berzakat adalah musuh (sumber gambar: flickr.com)

Setelah Rasulullah saw wafat, muncullah sebuah gelombang keluar dari Islam di seluruh jazirah Arab kecuali Madinah, Mekkah, dan Thaif. Ada tiga golongan orang yang murtad waktu itu.

Yang pertama adalah orang yang memang imannya lemah kepada Allah dan RasulNya. Sehingga ketika mereka mendengar bahwa Muhammad saw wafat, sontak mereka berbondong-bondong keluar dari Islam.

Kedua adalah karena membangkang. Semenjak Rasulullah masih hidup, mereka seringkali membuat kesulitan bagi umat Islam. Sehingga ketika Rasulullah wafat, mereka ingin keluar dari “kungkungan” Islam. Bahkan mereka memunculkan nabi-nabi palsu.

Dan ketiga adalah yang mereka enggan mengeluarkan zakat. Hal ini karena mereka menganggap bahwa zakat itu adalah “upeti” mereka kepada Muhammad sebagaimana upeti yang diberikan daerah jajahan kepada penguasanya.

Maka saat Muhammad saw wafat, maka terputuslah kewajiban mereka untuk memberikan “upeti” tersebut. Sehingga saat kepemimpinan Rasulullah digantikan oleh Abu Bakar, mereka menolak membayar zakat.

Abu Bakar memerintahkan agar Pasukan Islam memerangi mereka yang enggan membayar zakat. Keputusan ini ditentang oleh Umar bin Khattab.

Umar berkata, “Bagaimana engkau akan memerangi orang-orang, sedangkan Rasulullah telah bersabda, ‘Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sehingga mereka mengucapkan, ‘Tiada tuhan melainkan Allah.’ Barangsiapa yang telah mengucapkannya, maka ia telah memelihara daripadaku harta dan jiwanya kecuali dengan haknya, dan hisabnya atas Allah ta’ala?”

Abu Bakar menjawab, “Demi Allah, saya akan memerangi orang yang memisahkan antara shalat dan zakat, karena zakat itu hak harta. Demi Allah, seandainya mereka menghalangi saya dari anak kambing (dalam satu riwayat: seikat tali) yang dulu mereka tunaikan kepada Rasulullah, niscaya saya perangi karena pencegahannya itu.”

Maka selanjutnya Umar memahami sikap khalifahnya, “Demi Allah, hal itu tidak lain karena (aku melihat bahwa) Allah telah membuka hati Abu Bakar untuk (memeranginya), maka saya tahu bahwa hal itu betul.”

Zakat itu adalah kewajiban yang sudah digariskan Allah kepada setiap muslim yang telah mampu. Semoga kisah ini memberikan gambaran keutamaan dan kewajibannya. Wallahu a’lam

Sumber inspirasi: Ringkasan Shahih Bukhari, Bab diwajibkannya Zakat.

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s