Grameen Bank yang Riba itu Patutkah Ditiru?

The Yunus Centre is located in the Grameen Ban...

Markas Grameen Bank, apakah ini dibangun dari uang rakyat miskin?

Tidak banyak yang tahu atau tidak sadar bahwa Grameen Bank adalah salah satu bentuk dari social business. Meskipun ada juga yang mengatakan bahwa Grameen Bank itu mencari keuntungan dari para orang miskin.

Karena aku sendiri juga belum berkunjung ke Bangladesh, aku juga tidak bisa menjawab. Tapi minimal dari konsep yang diberikan oleh Muhammad Yunus sendiri, maka Grameen Bank adalah social business.

Apa masalah sosial yang bisa diselesaikan oleh Grameen Bank? Permodalan bagi mereka yang ditolak oleh bank. Dalam sejarahnya, Yunus kaget bahwa para pedagang kecil membayar bunga hingga 20% kepada lintah darat.

Ketika ditanya, kenapa tidak meminjam ke bank? Para pedagang itu menjawab bagaimana mungkin bank mau meminjamkan, mereka tidak mau meminjamkan, kami tidak memiliki jaminan.

Maka Yunus mengunjungi bank setempat dan bertanya hal yang sama, maukah mereka memberikan pinjaman kepada para pedagang kecil? Jawabannya tidak mau, mereka tidak memiliki jaminan. Bagaimana bila mereka tidak sanggup bayar?

Ini masalah sosial yang menjadi fokus Yunus. Ia ingin memberikan pinjaman modal kepada para pedagang kecil ini. Tapi bank ini untuk berjalan butuh karyawan, dan karyawan ini harus digaji, maka dari mana gaji mereka?

Grameen Bank ini bukan charity, karena bila ia charity, maka ia hanya akan berhenti selama satu kali saja. Dana akan habis dalam operasional. Maka Bank ini harus menguntungkan agar dana operasional tertutupi. Inilah kemudian memunculkan bunga sebagai salah satu cara menutupi operasional.

Bukan masalah riba yang menjadi masalah, tapi model Grameen Bank yang fokus pada satu masalah sosial dan membuat sebuah bisnis yang bisa tetap hidup tanpa membutuhkan bantuan donatur lagi. Sebuah bisnis yang tetap menguntungkan tapi sekaligus menjadi pemberi solusi masalah sosial.

Bagaimana pendapatmu sahabat, di luar masalah ribanya yang bisa kita carikan solusi, bukankah Grameen Bank sebuah contoh yang berhasil memecahkan masalah sosial? Bagaimana dengan Surabaya? Indonesia?

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s