Ikhlaskah Sedekahmu?

Ikhlas kepada Allah

Ikhlas kepada Allah semata

Sahabatku, dalam surat Al-Baqarah 261-274 yang sudah kau simak dalam beberapa postingan sebelumnya mengajarkan inti-inti dalam menafkahkan atau mensedekahkan harta.

Yang pertama adalah dimulai dengan niat yang ikhlas karena Allah. Niat yang ikhlas ini adalah salah satu esensi besar dalam ibadah. Karena memang dengan niat yang mengharapkan dari Allah sajalah engkau akan terhindar dari penyakit-penyakit yang biasanya mengiringi ibadah infaq dan sedekah.

Seseorang yang memang ikhlas, maka dengan mudah ia terhindar dari ujub, riya’ dan sum’ah. Ia tidak akan berani mengutarakan keunggulan sedekahnya. Karena memang bukan sanjungan manusia yang ia butuhkan. Yang ia butuhkan adalah balasan dari Tuhan-nya saja tiada yang lain.

Dan oleh sebab itu jugalah ia tidak akan mudah kecewa. Bahkan bila ternyata sedekah yang ia berikan ternyata tidak tepat sasaran. Yang menjadi ukuran adalah bagaimana niatnya ketika memberikan sedekah itu, ia mencari balasan dari Allah semata.

Jadi dengan niat yang ikhlas maka seorang bersedekah seharusnya tidak kecewa bila tidak diketahui oleh orang. Pun ketika diketahui ia tidak merasa besar kepala. Ia tidak kecewa karena bukan pujian orang yang ia cari. Ia tetap tawadhu’ karena kesediaannya bersedekah juga atas karunia Allah.

Pelajaran pertama inilah yang menjadi dasar bagi pelajaran-pelajaran lain yang kau temui dalam ibadah sedekah, infaq, berderma dan lain sebagainya. Termasuk di dalamnya adalah memberikan yang terbaik dalam bersedekah. Bila kau telah diberikan oleh Allah karunia yang terbaik, apakah kau tidak malu memberikan harta sisa yang kurang berharga?

Tapi memang terkadang manusia itu sering lupa, oleh sebab itu Allah mengingatkan kita agar tidak mengungkit-ungkit sedekah, tidak merasa besar kepala, bersedekah dengan harta terbaik, dan menghilangkan keraguan apakah sedekah kita bermanfaat atau tidak, karena tujuannya adalah balasan Allah, bukan pujian dari manusia, sanjungan dari mustahik bahkan penghargaan dari sebuah Lembaga Amil Zakat.

Wallahu A’lam

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s