Kisah Penuh Keharuan di BBY PKPU Surabaya

This slideshow requires JavaScript.

Pampers, Sepatu dan Beras di BBY bersama PI PLN Distribusi Jatim

Belanja Bareng Yatim telah terlaksana pada tanggal 13 Desember 2012. Di Hypermart Royal Plaza Surabaya kala itu ada beberapa kejadian yang membuat kami, panitia dari PKPU dan PI PLN Distribusi Jatim, ingin menitikkan air mata.

Pampers

Bukan maksud ingin mengiklankan, tapi memang inilah bahasa yang mudah yang bisa kami sampaikan. Popok bayi yang satu kali pakai ini adalah sumber keharuan kami yang pertama.

Kisah ini kami dapatkan dari salah seorang pendamping. Salah seorang anak peserta BBY datang ke kasir membeli sebuah bungkus besar Pampers. Harganya jelas di atas Rp 50.000.

Dengan voucher senilai Rp 100.000, bisa terbayang sisa uang untuk membeli kebutuhan yang lain tidak begitu banyak. Panitia dan pendamping pun datang, “Adik, tidak apa kok kalau membeli yang lain dulu, coba beli kebutuhan adik sendiri dulu?” Kami membujuk.

“Tapi Ibu tadi sudah berpesan agar saya membelikan Pampers ini untuk adik saya mbak. Jadi ya saya belikan saja Pampers ini”. “Duh Gusti!”.Bagaimana kami tidak sedih.

Uang yang tidak seberapa yang ditujukan untuk memberikan kebahagiaan dengan membeli keinginan masih tidak sanggup menggantikan ketaatan pada ibundanya. “Semoga kau menjadi anak yang shalihah ‘Nduk”

Sepatu

Kini berganti. Seorang anak datang ke kasir membawa sebuah sepatu bermerk. Harganya mencapai Rp 75.000 kalau tidak salah. Terbayang juga di benak panitia dan pendamping, “Berapa sisa uang untuk kebutuhan lainnya?”

Maka terburu-buru panitia datang mengingatkan, “Adik, kalau sepatu, beli di luar saja ya? Di sini mahal, lebih baik beli kebutuhan sekolah yang lain saja?” Tapi ia bergeming. Tetap saja sepatu itu menjadi dambaannya.

Mungkinkah sepatu itu yang selama ini ia idam-idamkan. BBY ini adalah satu-satunya kesempatan membelinya. Meski ia mendapatkan barang yang sedikit, tapi yang sedikit itulah yang mungkin ia harap selama ini.

Beras

Seorang anak membeli beras 5 kg yang berharga di atas Rp 50.000. Lagi-lagi kami, panitia dan pendamping datang. “Adik, kalau beli beras di luar saja, lebih murah dari pada di sini”.

Meski kami merasa bersalah, tapi kami ingin mereka menyenangkan diri mereka sendiri terlebih dahulu. Tapi sepertinya yang kami pikirkan tidak sesuai.

Mereka lebih memikirkan orang lain dari pada dirinya sendiri. Subhaanallah. Semoga kalian menjadi anak yang shalih dan shalihah.

Semoga bunda kalian tetap teguh dalam mendampingi dan mendidikmu meski dalam keterbatasan.

Wallahu A’lam

Donasi Love Palestina BSM (700.116.6268), BCA (Rek. Kemanusiaan) 513.005.6018

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s