Masalah Tiga Kepribadian dalam Bisnis

Bila disatukan, perdebatan antara ketiganya akan menjadi sengit

Bila disatukan, saat entrepreneur memiliki mimpi akan masa depan, manajer akan cemas dengan masalah yang muncul, dan teknisi akan berpikir keras bagaimana melakukan tugasnya.

Menurut teknisi, entrepreneur dan manajer hanyalah pembawa masalah. Teknisi seringkali merasa diganggu dengan entrepreneur menyela hal-hal yang seharusnya bisa ia kerjakan dengan mencoba sesuatu yang baru.

Manajer juga menjadi masalah bagi teknisi. Karena manajer akan selalu mencoba memaksakan proses pekerjaan sehingga teknisi hanya akan menjadi satu bagian dari sebuah sistem. Seorang teknisi tidak tahan berhadapan dengan orang seperti itu. Manajer memperlakukannya dengan tidak manusiawi.

Bagi seorang teknisi, pekerjaan adalah sesuatu yang dikerjakan oleh orang. Tapi bagi manajer pekerjaan adalah sebuah sistem di mana teknisi adalah salah satu komponennya. Bagi manajer, teknisi adalah masalah yang harus diatasi. Sementara bagi teknisi, manajer adalah seseorang yang tidak berhubungan dengan pekerjaannya.

Bagi mereka berdua, entrepreneur-lah yang menjadi sumber masalahnya.

Tapi ketiga-tiganya adalah kepribadian yang berada dalam diri kita. Jika ketiga-tiganya berada dalam kondisi yang seimbang, tak akan ada masalah yang perlu dikhawatirkan. Entrepreneur yang membuat ide-ide baru, manajer yang membuat standar prosesnya, dan teknisi yang akan melakukan kerja-kerja teknisnya.

Sayangnya, sebagian besar pemilik bisnis memiliki 10% entrepreneur, 20% manajer dan 70% teknisi dalam dirinya. Ketika entrepreneur mencoba mengeluarkan sebuah ide baru, manajer berteriak “Oh Tidak!” dan ketika keduanya bertarung, teknisi berangkat sendiri.

Bagi teknisi, ini adalah impian yang terwujud, karena ia tidak lagi memiliki bos yang memaksanya. Tapi bagi bisnis ini adalah bencana, karena helmnya sedang dikenakan oleh orang yang salah.

Wallahu A’lam

Sumber artikel: The E-Myth Revisited, Why Most Small Business Don’t Work and What to Do About It

Karangan: Michael E Gerber

Sumber gambar: http://www.flickr.com

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s