Berkenalan dengan Si Entrepreneur, Si Manajer, dan Si Teknisi

Bagi seorang teknisi, semua harus dikerjakan, bukan dipikirkan

Siapakah Si Entrepreneur ini?

Entrepeneur adalah sisi masa depan. Dia adalah seorang pemimpi. Dialah yang yang memberikan energi bagi setiap manusia. Dialah imajinasi yang meletupkan api masa depan. Katalis bagi sebuah perubahan.

Entrepreneur hidup di masa depan. Dia tidak pernah hidup di masa lalu, jarang di masa sekarang. Dia sangat senang dengan kalimat, “bagaimana bila nanti….” dan “jika nanti……”

Dalam ilmu, ia bagaikan ilmu matematika, teori astronomi dan fisika yang paling abstrak. Dalam seni, ia berada dalam alam seni yang paling jarang dijumpai. Dalam bisnis, dialah sang inovator, ahli strategi bisnis ulung, pencipta ulung sebuah cara baru masuk ke pangsa pasar.

Entrepreneur adalah sisi kreatif, dialah yang paling banyak berurusan dengan masa depan. Dan untuk itu dia butuh kekuasaan untuk mengatur.

Bagi entrepreneur, sebagian besar orang adalah permasalahan yang menghadang impiannya.

Siapakah Si Manajer?

Kepribadian seorang manajer adalah orang yang pragmatis. Tanpa dia tidak akan ada perencanaan, tak ada keteraturan, dan tidak ada perkiraan keberhasilan atau kegagalan.

Manajer adalah bagian diri kita yang pergi ke toko perlengkapan membeli kotak susun, membawanya kembali ke rumah, kemudian menempatkan setiap baut dan mur dalam susunan yang berbeda kemudian memberikan label ke masing-masingnya.

Dia kemudian membuat semuanya teratur. Alat-alat kebun digantung di dinding. Alat pertukangan di sisi yang lain. Dan semuanya tidak boleh berubah. Semua yang telah diambil harus dikembalikan ke tempat yang semula.

Bila si Entrepreneur hidup di masa depan, maka manajer hidup di masa di masa lalu. Bila entrepreneur menginginkan kekuasaan untuk mengatur, maka manajer menginginkan keteraturan. Ketika entrepreneur mengagungkan perubahan, maka manajer ingin tetap dengan status quo.

Ketika entrepreneur melihat kesempatan sebagai sebuah peluang, maka manajer melihatnya sebagai sebuah potensi permasalahan. Manajer membuat sebuah rumah dan hidup di dalamnya selama-lamanya. Entrepreneur ketika membuat rumah setelah selesai, ia akan membangun rumah lain.

Manajer membuat sesuatu dalam urutan yang runtut, entrepreneur membuat “sesuatunya”. Manajer adalah yang merapikan kekacauan yang dibuat oleh entrepreneur. Tanpa entrepreneur tidak akan ada kekacauan yang bisa dirapikan.

Tanpa manajer, tak akan ada bisnis, tak ada masyarakat. Tanpa entreprenur, tak akan ada inovasi. Keseimbangan antara manajer dan entrepreneur inilah yang membuat semua pekerjaan besar bisa terselesaikan.

Si Teknisi?

Teknisi adalah pelaksana. “Jika kau mau melakukannya dengan benar, maka lakukanlah sendiri.” Itulah kredo seorang teknisi.

Teknisi sangat senang dengan pembuat barang-barang kerajinan. Barang-barang yang dibongkar kemudian disatukan kembali. Semua hal tidak boleh hanya diimpikan tapi harus dilaksanakan.

Saat entrepreneur hidup di masa depan, dan manajer hidup di masa lalu, maka teknisi hidup di masa sekarang. Selama ia bisa mengerjakan tugasnya, ia akan menjadi orang yang paling bergembira. Tapi harus satu persatu.

Dia tahu bahwa semua hal harus dikerjakan satu persatu. Tidak bisa dikerjakan semuanya sekaligus. Hanya orang bodoh yang mau mencobanya. Dan jadilah ia orang yang paling berbahagia ketika ia bisa berada dalam alur kerja yang berurutan. Hasilnya, teknisi selalu tidak percaya dengan orang yang mempekerjakannya. Karena mereka selalu meminta melakukan semuanya dalam satu waktu.

Baginya, berpikir adalah sesuatu yang tidak berguna, kecuali memikirkan sesuatu yang bisa dikerjakan. Oleh sebab itu dia selau curiga dengan ide tinggi yang muluk-muluk. Berpikir itu tidak bekerja. Dia tidak tertarik dengan ide, dia hanya tertarik dengan berpikir untuk mengetahui cara bagaimana melakukan ide itu.

Sumber artikel: The E-Myth Revisited, Why Most Small Business Don’t Work and What to Do About It

Karangan: Michael E Gerber

Sumber gambar: http://www.flickr.com

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s