Indahnya Cinta Segitiga

Cinta segitiga yang menakjubkan bukan?

“Yang benar? Cinta Segitiga indah? Apa tidak salah?” Mungkin itu adalah responmu ketika membaca judul di atas. Karena selama ini memang cinta segitiga itu disandingkan dengan sesuatu yang negatif. Ia banyak dihubungkan dengan perselingkuhan, pengkhianatan dan kejahatan-kejahatan lainnya.

Padahal cinta sebelum ditambah dengan “segitiga”, “bertepuk sebelah tangan” dan lain sebagainya adalah sesuatu yang indah. Ia tidak pernah berhenti menjadi topik pembicaraan dan tema karya sastra manusia. Kisah Romeo dan Juliet yang muncul dari abad ke-16 hingga sekarang tidak hilang bahkan semakin besar.

Semakin banyak orang yang membutuhkan cinta sejati yang rela berkorban. Berkorban harta bahkan nyawa. Namun mengapa judul di atas adalah Indahnya Cinta Segitiga?

Karena cinta segitiga sebenarnya indah. Bahkan cinta ini lebih tulus dan kuat. Buktinya adalah cinta ayah-ibu-anak. Cinta mereka membentuk sebuah segitiga cinta yang sangat kuat. Dan inilah sebuah cinta segitiga yang indah.

Seorang ayah yang baik hatinya akan mencintai anaknya, dan bagaimana bukti mencintai anaknya? Ya dengan mencintai ibunya (meminjam ungkapan dari Pak Mario Teguh). Dan begitu sang Anak tahu bahwa sang Ayah mencintai Ibunya, maka ia akan mencintai mereka berdua. Dan sang Ibu? Sebenarnya ia adalah pengobral cinta. Bukankah ia bagaikan mentari, selalu memberi tak harap kembali.

Jadilah cinta mereka bertiga sebuah cinta segitiga yang indah. Aku yakin kau juga berpikir yang sama khan sahabat?

Wallahu A’lam

Sumber gambar: http://www.flickr.com

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s