Sejarah Tanah Palestina (Serial Palestina-Israel)

Dalam sejarahnya, sebelum Bani Israel menguasai tanah Kanaan, di wilayah ini sudah tinggal komunitas bangsa lain yaitu suku bangsa Moab, Aden, dan Phalastin. Ketika Musa AS mengajak Bani Israel untuk berperang merebut tanah Kanaan yang sudah dikuasai bangsa lain, mereka enggan dan kemudian tercerai berai.

Mereka kemudian dipersatukan oleh Talut (Saul) untuk merebut Kanaan yang pada waktu itu dikuasai oleh Jalut (Goliath). Pada saat itulah Daud AS (David) dengan pasukan yang jumlahnya kecil berhasil mengalahkan Jalut yang jauh lebih banyak pasukannya. Akhirnya Daud AS diangkat sebagai raja dan dilanjutkan anaknya Sulaiman AS (Solomon). Pada masa Sulaiman AS inilah Bani Israel mencapai puncak kejayaannya, yaitu sekitar 1000 SM.

Setelah itu Samaria dikuasai oleh Assyrians pada 721 SM. Lalu Judea dikuasai Babylonia pada 586 SM dibawah kepemimpinan Nebuchadnezzar, raja yang menghancurkan Temple of Solomon. Kemudian Palestina jatuh ke tangan Persia.

Penguasa Persia memberi kesempatan kepada bangsa Yahudi untuk membangun kembali Temple of Solomon. Akan tetapi, ketika Palestina jatuh ke tangan Romawi, Temple of Solomon dihancurkan kembali oleh Romawi pada 70 M. Setelah itu Imperium Kristiani Romawi Timur mengontrol wilayah ini sepenuhnya sejak 395 M.

Sejalan dengan perkembangan Islam pada tahun 634 M dibawah kepemimpinan Umar Bin Khattab, Palestina jatuh ke tangan Islam. Upaya kerajaan-kerajaan Kristen Eropa untuk merebut wilayah ini selama abad ke 12-13 M tidak berhasil.

Kerajaan Kristen Eropa menguasai wilayah ini hanya sementara karena berhasil direbut kembali oleh Shalahuddin Al-Ayyubi (Saladin). Setelah Perang Salib, tanah Palestina berada dibawah kekuasaan Mamluk Mesir selama tahun 1260-1517, kemudian dilanjutkan oleh Kesultanan Turki Utsmani selama tahun 1517 hingga Perang Dunia I.

Patut menjadi catatan bahwa pada saat tentara Nasrani menyerang dan menguasai Jerusalem, banyak kaum Yahudi yang terbunuh dan dan terusir dari wilayah tersebut. Pada masa kekuasaan Islam, kaum Yahudi secara perlahan, sedikit demi sedikit, mulai kembali ke wilayah Palestina, menetap dan membina kehidupan mereka. Namun hingga abad ke-18 jumlah komunitas Yahudi di Palestina relatif masih sedikit. (berlanjut)

Kontributor:

Asih Juwariyah S. Hub. Int.

kanshaforlife.wordpress.com

One response to “Sejarah Tanah Palestina (Serial Palestina-Israel)

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s