Cukuplah Kau Berusaha Memperbaiki Diri

Senantiasa naik ke tingkat yang lebih tinggi

Sahabatku, sesungguhnya takdirmu telah ditentukan. Kapankah usiamu telah berakhir telah tercatat. Semua hal-hal apapun yang terjadi pada dirimu sebenarnya telah Ia tentukan.

Maka janganlah kau putus asa ketika engkau tidak meraih yang kau inginkan. Karena apapun yang tidak engkau raih, sebenarnya memang ditakdirkan oleh-Nya untuk tidak dapat kau raih. Maka untuk apa kau bersedih dan menangis.

Pun begitu ketika kau mendapatkan sesuatu yang sangat kau harapkan. Janganlah kau berlaku sombong dan tinggi hati. Karena sesungguhnya hal itu memang sudah Ia tetapkan sejak dulu. Tidak patut bagimu merasa besar atas apa yang memang telah ia tetapkan atasmu.

Lalu apa yang tertinggal? Bila semua sudah diputuskan oleh-Nya. “Lalu apa yang bisa kulakukan? Tidak adakah sesuatu yang bisa kukerjakan dengan kekuatanku sendiri?”

Tentu saja ada sahabatku. Ada banyak hal yang bisa kau lakukan.

Kau bisa mengabdi kepada-Nya dengan segala anugerah yang Ia berikan kepadamu. Bekerjalah sepenuh hatimu dan segenap keikhlasan dalam jiwamu. Karena Ia memang satu-satunya yang berhak disembah dan menjadi tujuan segala perbuatanmu.

Kau bisa mengabdi kepada-Nya dengan segala anugerah yang Ia berikan kepadamu. Beribadahlah, sholat, puasa dan berzikirlah kepada-Nya. Karena dengan begitu ia akan memberikan kasih sayang-Nya dan memasukkanmu ke dalam golongan orang yang beruntung.

Kau bisa mengabdi kepada-Nya dengan segala anugerah yang Ia berikan kepadamu. Jauhilah, maksiat, kufur nikmat, riya’ dan segala yang dilarang-Nya. Karena sesungguhnya bukan balasan dunia yang kau takuti, namun balasan di akhirat nanti yang lebih kau khawatir.

Dengan segala takdir, baik rizki, jodoh, kematian, dan segala ketetapannya atasmu, engkau tinggal menyerahkan semua itu kepada-Nya. Dan cukuplah engkau menjadi orang yang paling mengabdi kepada-Nya.

Cukuplah dengan menjadi orang yang senantiasa belajar dan berusaha memperbaiki diri demi hari maka engkau mendapatkan kasih dan sayang-Nya. Dan bukankah itu sebuah anugerah yang tak ternilai. Mendapatkan kasih sayang dari yang Maha Pengasih dan Penyayang.

Wallahu A’lam bish showab

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s