Akankah Konflik Rohingya Terselesaikan?

Bantuan beras PKPU mendapat sambutan hangat dari Muslim Rohingya di Desa Aung Mingala yg diblokade tentara. #LoveMyanmar

Saya yakin dengan seyakin-yakinnya bahwa Rohingya akan terselesaikan. Terselesaikannya akan seperti apa? Banyak yang menganggap bahwa Rohingya akan terselesaikan dengan diterimanya mereka di Myanmar. Mungkinkah ini terjadi?

Sebelum menjawab bisa terjadi atau tidak, ada sebuah analogi atau permisalan yang semoga bisa menggambarkan sepelik apa permasalahan yang ada di sana?

Bayangkan bila dua negara yang bersebelahan yakni Bangladesh dan Myanmar adalah NAD dan Medan. Walaupun tidak bisa menggambarkan sepenuhnya, minimal kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Muslim Rohingya dan Myanmar.

Bayangkan bila Aceh yang sebagian besar warganya Islam dan Medan sebagian besar warganya adalah Nasrani atau Kristen. Kedua daerah ini dikuasai oleh Belanda. Dan karena dikuasai oleh Belanda, maka tidak perlu ada garis batas wilayah, karena keduanya toh dikuasai oleh Belanda.

Namun karena wilayah Aceh yang cenderung lebih makmur, maka lumrah bila beberapa warga Medan di perbatasan ingin lebih memilih pindah ke Aceh. Walaupun sebenarnya di Aceh sendiri sudah ada beberapa warga yang beragama Nasrani.

Namun perpindahan penduduk ini semakin lama semakin besar hingga susah diketahui lagi mana yang asli dan yang pendatang. Hingga masa kemerdekaan Aceh muncul. Maka sebagai sebuah wilayah yang merdeka, mereka berhak untuk membuat undang-undang untuk mengatur warganya.

Dan salah satu undang-undangnya adalah tidak menetapkan pendatang dari Sumatera Utara sebagai bagian warga Aceh. Ini disetujui oleh semua perwakilan Rakyat Aceh. Namun bagaimana dengan penduduk asli dan pendatang yang datang dari Medan?

Gambaran ini bukan sebuah kenyataan yang terjadi di Indonesia. Tapi seandainya hal ini terjadi, bayangkan betapa susahnya menyelesaikan permasalahan ini.

Myanmar sebagai sebuah negara yang memiliki kedaulatan tersendiri tentu ingin mengatur negaranya. Undang-undang yang disetujui oleh warganya adalah Negara yang bisa jadi berdasarkan Agama mereka, Budha. Dan ini tidak mengijinkan penduduk dengan agama lain mendirikan pemerintahan.

Ditambah lagi bahwa bila ada indikasi sebagian besar warganya adalah eksodus dari Bangladesh ketika mereka masih terjajah di bawah Inggris. Tidak ada garis batas wilayah menyebabkan keluar masuknya penduduk dengan mudah ketik itu.

Bila hal itu terjadi di negara kita, di mana sebagian besar warganya muslim, dan di saat kita sudah memiliki kekuatan untuk mengatur negara berdasarkan agamanya. Relakah kita bila ada suatu wilayah yang bisa memiliki pemerintahan tersendiri dan itu berdasarkan agama di luar Islam?

Namun ini hanya sekedar sebuah analisa sederhana yang sangat mungkin salah. Semoga Allah bisa memberikan jalan yang terbaik bagi muslim Rohingya, dan juga umat manusia di dunia lain yang masih menghadapi kekerasan dan peperangan untuk menyelesaikan masalah.

Wallahu A’lam

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s