Bukankah Kita ini Telah Bebas Merdeka?

Sebenarnya kita sudah bebas, namun terkadang kita sendiri masih menganggap kita ini masih terjajah

Sahabatku, 10 November sudah kita ketahui dan kenal sebagai Hari Pahlawan. Hari yang dulunya ditandai dengan pertempuran melawan tentara sekutu di sini, di Surabaya. Para prajurit NKRI yang saat itu hanya bermodalkan senjata alakadarnya harus bertaruh jiwa raga untuk negara.

Kini, kita telah merdeka dan itulah yang seharusnya kita syukuri. Aku tidak tahu, apakah karena memang makna merdeka itu kini semakin luas atau memang kita belum merdeka. Di saat seperti ini, banyak orang yang merasa bahwa Indonesia belum merdeka.

Ada yang beralasan bahwa masalah KKN yang belum tertangani adalah bukti bahwa Indonesia ini belum sepenuhnya merdeka. Masih banyaknya ketimpangan juga seakan-akan menjadi pertanda bahwa kita ini masih terjajah.

Tapi betulkah itu sahabatku?

Betulkah kita belum merdeka?

Tahukah kau saudaraku? Permasalahan yang kita hadapi sekarang ini adalah sesuatu yang lumrah dihadapi oleh negara manapun. Ketimpangan sosial ekonomi bukankah juga ada di Amerika Serikat yang kita anggap sebagai negara superior? Bukankah permasalahan KKN juga masih bercokol di Cina? Negara-negara di dunia manapun juga masih menghadapi masalah.

Bahkan sebaliknya, semua masalah yang kita hadapi itu adalah sebuah bukti bahwa kita ini merdeka. Kita bisa mengungkapkannya. Kita bisa menyampaikan aspirasi dengan seluas-luasnya. Dan kita juga bisa menentukan pilihan dan masa depan kita. Bukankah itu inti dari kemerdekaan?

Tahukah kau sahabatku, di belahan dunia lain masih ada yang terjajah. Dan terjajah dalam arti sebenarnya. Ia tidak memiliki kebebasan seperti kita sekarang ini. Mereka tidak bisa menyuarakan keberatan, kejengkelan dan kegelisahan mereka sebagaimana kita.

Semua media menjadi terlarang. Makanan tidak tentu apakah didapatkan ataukah tidak. Peluru dan bom silih berganti memborbardir. Dan bukankah itu yang namanya tidak merdeka?

Bersyukurlah sahabatku, karena kita tidak mengalami apa yang mereka alami. Kita mendapatkan nikmat yang sangat luar biasa. Meski memang permasalahan hidup masih banyak. Tapi bukankah hidup itu memang akan selalu penuh dengan masalah?

Apakah kau mengira ketika negara yang besar tidak mengalami permasalahan? Bila saja kau sadari, mereka juga mengalami masalah yang jauh lebih besar.

Oleh sebab itu sahabatku, di momen hari Pahlawan yang besok (10 November 2012) kita peringati ini marilah kita meningkatkan kesyukuran kita. Bisa jadi rasa sempit dan sesaknya dada kita karena kurangnya kesyukuran kita kepada Allah atas nikmat kemerdekaan yang telah Ia anugerahkan.

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (Ibrahim: 7)

Wallahu A’lam

Sumber gambar: http://www.flickr.com

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s