Beasiswa bagi Lian dkk untuk Secercah Harapan

Beasiswa semoga bisa memberi warna cerah untuk menggapai cita-cita

“Niki mboten nopo-nopo tho nak, nek kulo sing mundut? (Apakah tidak mengapa bila saya yang mengambil?)” Tanya Mbah Lian, demikian kami mengenalnya. “Tidak apa-apa kok mbah. Silahkan saja”. Jawab Mbak Lutfi, kepala bidang program PKPU Surabaya.

Setelah itu Mbah Lian bercerita bahwa Lian ini sudah tidak memiliki ayah. Ayahnya sudah meninggal. Sehingga sang ibu terpaksa bekerja. Di tengah kebutuhan hidup yang keras, sang ibu akhirnya memilih untuk bekerja di Malaysia sebagai TKW. Namun setelah berangkat, tidak lagi terdengar kabar tentang Ibu Lian. Itulah cerita Mbah Lian kepada kami tentang kondisinya dengan berurai air mata.

Kini tinggal sang Nenek yang harus membesarkan Lian. Ia sudah tidak kuat bekerja. Hingga segala kebutuhan hidup mereka praktis bergantung pada kebesaran hati orang lain untuk membantu. Ia tidak mengemis. Ia masih menjaga harga dirinya. Namun ia juga sangat berharap akan ada yang membantu Lian dan dirinya.

Sungguh beruntung mereka, para pengurus RW di Keputran Pajunan ini masih memperdulikan mereka. Tidak ketinggalan Ibu Ita, tokoh masyarakat dan pendamping program PKPU Surabaya di sana juga menginformasikan hal ini kepada kami.

”Jangankan untuk sekolah, terkadang untuk makan saja mereka terkadang masih belum bisa memenuhi” Cerita beliau.  Oleh karenanya Bu Ita mengharapkan PKPU Surabaya bisa membantu warganya yang kekurangan.

PKPU Surabaya tanggal 16 Oktober 2012 pun datang ke sana, di area Keputran Panjunan atau lengkapnya di daerah RW II Kelurahan Embong Kaliasin. Kami datang untuk memberikan beasiswa bagi mereka siswa-siswa yang kesulitan biaya untuk meneruskan pendidikan mereka. Bantuan ini kami berikan kepada 11 siswa SD dan 11 siswa SMP.

Tidak hanya bantuan dalam bentuk uang atau beasiswa, PKPU Surabaya juga menyiapkan pertemuan dua pekan sekali bagi para siswa agar mereka tetap termotivasi belajar dan mengejar cita-citanya.

Siswa seperti Lian inilah yang menjadi sasaran bantuan kami. Semoga bantuan ini bisa memberikan semangat kepada mereka bahwa masih ada orang-orang yang berbesar hati untuk membantu pendidikan mereka. Dan semoga pendidikan yang mereka kecap bisa memberikan secercah harapan untuk hidup yang lebih baik di masa yang akan datang bagi diri dan keluarganya. (MAA)

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s