Dua Alasan Besar Kenapa Harus Fokus?

Fokus

Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari Steve Jobs. Tapi pelajaran fokus sepertinya menjadi sesuatu yang maha penting. Tidak hanya bagi lembaga bisnis, lembaga sosial, BUMN, bahkan bagi seorang pribadi pun membutuhkan fokus untuk bertahan.

Kenapa Harus Fokus?

Karena sumberdaya kita terbatas. Sedangkan kebutuhan manusia sangat luas dan banyak. Kita sebagai pribadi hanya memiliki dua tangan, dua kaki, satu kepala dan satu waktu yang sama 24 jam. Bila kita tidak memfokuskan diri kita, kita tidak akan mampu berkontribusi kepada yang lain. Bahkan diri sendiri.

Begitu juga dengan lembaga atau institusi. Sumber daya manusia, sumber dana, dan waktu pasti juga sangat terbatas. Bila kita ingin menangani semua kebutuhan manusia, tidak akan ada kebutuhan yang kita penuhi. Yang bisa kita penuhi adalah sebagian kebutuhan manusia saja atau semua kebutuhan manusia dalam jumlah yang terbatas.

Kenapa Harus Fokus?

Karena manusia sekarang ini lebih membutuhkan seorang yang expert. Bila sekarang ini ketika kita ingin mengetahui kondisi lalu lintas di Surabaya, siapa yang akan kita kunjungi? Siapa yang akan kita tanya? Kepada siapa kita akan meminta pendapat? Jawaban yang mungkin bisa mewakili adalah ke Suara Surabaya.

Kenapa? Karena Suara Surabaya sudah menjadi expert untuk informasi lalu lintas yang senantiasa terupdate, dan akurat.

Bila sekarang ini kita butuh informasi terkait keislaman yang bisa kita dapatkan via audio, ke manakah kita? Bisa jadi Sham FM. Karena di sanalah saluran expert di mana segala informasi tentang keislaman bisa didapatkan.

Pelajaran fokus ini adalah pelajaran yang berumur. Kita sudah banyak mengenal merek-merek terkenal karena di awal kemunculannya mereka fokus dalam satu produk tertentu. Akhirnya mereka dikenal sebagai expert di dalamnya. Sebut saja, Sanyo, Kodak, Toshiba,Canon, Aqua, dan masih banyak yang lain.

Mereka menjadi yang terdepan karena mereka adalah expert. Dan mereka menjadi expert karena mereka memilih untuk fokus di sana. Di wilayah manakah anda expert?

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s