Belajar dari Apple Store, “Banyak Pegawai Banyak Rejeki”

Sahabat, anda mungkin sudah tahu tentang pepatah “Banyak Anak Banyak Rejeki”. Tidak semua orang mungkin setuju dengan dengan pepatah ini. Karena memang bisa jadi karena mereka mengalami “banyak anak sulit rejeki (uang)”.

Tapi sepertinya kita harus banyak belajar dari Apple. Karena di sana ternyata”banyak pegawai banyak rejeki”.

Bagaimana bisa?

Fakta yang ada dan tidak bisa dipungkiri adalah bahwa Apple Store merekrut pegawai sebanyak 42.200 di tahun 2012. Bandingkan di tahun 2007 yang hanya memiliki pegawai toko sebanyak 6.400 orang.

Dan nyatanya luas tokonya juga tidak berubah. Artinya, luas Apple Store juga tidak bertambah. Dari awal hingga sekarang luasnya tidak berubah. Lalu yang berubah apanya?

Yang berubah adalah rak dan meja yang tidak bermanfaat mereka singkirkan. Sehingga toko mereka bila tidak ada orang akan terasa luas, dan sepi. Tapi bukan hanya alasan itu mereka merekrut banyak pegawai.

Alasan lainnya adalah karena jumlah pengunjung yang semakin besar. Dan karena memang munculnya produk Apple yang touch adalah mengedepankan pendekatan yang humanis, maka mereka menyiapkan banyak penjaga ramah yang bersedia untuk membantu pengunjung toko.

Di banyak bisnis, tambahan karyawan akan meningkatkan cost. Namun sepertinya kekuatan produk Apple memberikan efek tersendiri sehingga meski karyawan bertambah rejeki juga bertambah.

Tambahan lain yang juga muncul adalah karena munculnya para pengunjung di usia tua (yang agak gaptek) mereka membutuhkan bantuan untuk mengenal produk-produk tersebut. Dan para karyawan mampu mengenalkannya dengan kualitas seorang spesialis sebagaimana iklannya. Alhasil para pengunjung merasa dimanusiakan tidak hanya dikenal sebagai target pasar semata.

Sentuhan manusia ,”human touch” inilah yang akhirnya membuat Apple bisa berbeda dengan produk-produk kompetitornya. Dan filosofi ini tidak hanya ada di produk, tapi juga di toko-toko yang menjual produk tersebut.

Semoga kita bisa belajar bahwa menempatkan pelanggan (customer) sebagai hal yang utama adalah syarat awal dari “banyak rejeki” dalam bisnis apapun.

Wallahu A’lam

artikel asli

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s