Rohingya, Maafkan, Usaha Kami belum Berhasil

Biksu Budha, “Selamatkan Tanah Airmu dengan mendukung Presiden”

Belum ada kabar gembira terkait Rohingya. Berbagai media yang dulu gencar dengan pemberitaan Rohingya kini mulai surut, mereka kembali ke bahasan awal mereka. Sepertinya Tidak banyak kemajuan yang berarti yang bisa dilaporkan dari Arakan.

Berita sebaliknya justru muncul. Sebagaimana dilansir oleh Washington Post, pada 2 September terjadi demonstrasi ratusan biksu Budha di Mandalay. Mereka menunjukkan dukungan mereka kepada kebijakan sang Presiden yang memutuskan agar Myanmar bebas dari etnis Rohingya.

Di sisi lain, sebuah jurnal berbahasa Turki, The Journal of Turkish Weekly memunculkan sebuah diskusi dengan salah seorang profesor studi tentang Asia-Pasifik. Dalam diskusi itu ada beberapa hal yang menjadi poin penting.

Pertama, bahwa memang diindikasikan kuat ada sebuah usaha untuk membersihkan Myanmar dari etnis Muslim Rohingya. Kedua adalah bahwa dunia internasional masih belum memiliki nyali untuk memberikan tekanan bagi Myanmar untuk membatalkan niatnya. Misalkan pada negara-negara tetangga Myanmar seperti China dan India, keduanya juga memiliki masalah dengan etnis minoritas.

Setali tiga uang dengan negara-negara ASEAN, masing-masing hendak menyembunyikan boroknya. Jadi untuk menyelamatkan muka dari pandangan dunia internasional lebih baik tidak perlu menanggapi serius masalah Rohingya. Sementara Amerika dan negera-negara Eropa sepertinya tidak bisa diandalkan, Myanmar terlalu penting bagi kepentingan ekonomi mereka untuk diiingatkan. Jadi masih belum ada titik jelas bagaimana polemik Rohingya ini bisa berakhir.

Persoalan ini menjadi berlarut-larut karena memang hal ini berkaitan dengan kebijakan publik atau politik. Selama tidak ada pihak yang bisa memberikan tekanan agar pihak yang berwenang di Myanmar berubah pikiran, sulit bagi etnis Rohingya untuk mendapatkan kebebasannya di Myanmar.

Ketiga adalah tentang cara terbaik apa yang bisa dilakukan untuk membantu etnis muslim Rohingya. Ekspos media tentang kejadian yang ada di Rohingya sementara ini masih menjadi cara yang bisa dilaksanakan berbagai pihak untuk menunjukkan kepada banyak pihak bahwa masih ada di kalangan manusia di jaman yang maju ini tertindas oleh negaranya sendiri.

Kami di PKPU sendiri meminta maaf sebesar-besarnya karena masih belum memiliki banyak informasi terkait kondisi terakhir etnis muslim Rohingya.

Semoga kita semua tetap berusaha dengan apa yang kita bisa, dengan doa, dana dan dukungan via dunia maya.

Wallahu A’lam Bish Showaab

Bagi sahabat PKPU Surabaya yang ingin sumbang saran terkait Rohingya akan sangat kami hargai. Silahkan comment.

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s