Seputar Zakat Fitrah

Beras, salah satu bentuk makanan pokok untuk membayar zakat fitrah

Zakat Fitrah atau zakat diri memang sudah banyak dikenal oleh umat Islam namun ternyata masih ada pertanyaan terkait zakat fitrah ini.

Apakah Zakat Fitrah itu dibagikan merata?

Salah seorang relawan PKPU Surabaya bercerita bahwa di kampungnya Zakat Fitrah didistribusikan dengan cara yang berbeda. Dia berkata bahwa, tiap malam takbiran, semua warga berbondong-bondong menyetorkan zakat fitrah kepada panitia zakat fitrah di masjid. Hal ini sudah dilakukan tiap tahun. Yang berbeda adalah distribusinya, ia menyatakan bahwa nanti setelah semua zakat terkumpul, zakat fitrah yang terkumpul baik dalam bentuk uang atau beras akan dibagikan merata kepada semua warga.

Ini jelas sebuah kesalahan. Karena tujuan zakat fitrah adalah untuk membersihkan jiwa dan memberikan makan kepada kaum miskin. Seharusnya tidak semua orang mendapatkannya. Hanya orang miskin saja yang berhak mendapatkan bagian dari zakat fitrah ini.

Apakah orang yang miskin masih tetap wajib Zakat?

Iya, orang miskin masih tetap wajib zakat, dengan catatan bila ia memang memiliki kelebihan bahan makanan pokok untuk dimakan di sehari semalam. Harapannya setelah menyerahkan zakat fitrah tersebut, bila ia miskin dan di antara tetangganya ada yang kaya, ia akan mendapatkan bagian yang lebih.

Apakah harus dalam bentuk makanan pokok?

Tidak harus, diperbolehkan untuk menunaikan zakat dalam bentuk uang.

Berapa zakat fitrah yang harus ditunaikan?

Karena zakat fitrah adalah zakat bagi jiwa atau diri, maka setiap yang bernyawa di akhir Ramadhan wajib dizakati. Baik ia masih bayi, anak-anak, dewasa ataupun manula semua wajib mengeluarkan zakatnya. Jumlah masing-masing jiwa mengeluarkan zakat 2,176 kg beras atau dibulatkan menjadi 2,5 kg beras. Bila diuangkan sebagaimana di PKPU, besar zakat fitrah adalah Rp 25.000,- per jiwa. Bila dalam satu keluarga berisi 4 jiwa, maka zakatnya sebesar R 100.000,-

Kapan Zakat Fitrah ditunaikan?

Dibayarkannya sebelum shalat Idul Fitri, melebihi itu dinilai sebagai shadaqah biasa. Diperbolehkan juga membayarnya di awal bulan Ramadhan.

Wallahu A’lam

Bagi yang ingin bertanya soal zakat

1. Bisa mengisi comment di bawah, atau

2. Mengirimkan email pertanyaan terkait zakat dan permasalahannya ke surabaya@pkpu.or.id dengan judul “konsultasi zakat”

3. Telepon kantor PKPU Surabaya di (031) 5039285

4. SMS di nomor 081 334393367

Semoga bisa membantu

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s