Menjaga Martabat Sekaligus Keikhlasan

Shadaqah adalah hal yang mulia. Ia juga menjadi bukti keimanan seseorang kepada Allah swt. Oleh sebab itu, pahala dan balasan yang diberikan Allah juga tidak main-main bagi mereka yang bershadaqah atau berinfaq.

Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (Al Baqarah: 261)

Kalau satu infaq menumbuhkan tujuh, bahkan bisa juga dikalikan seratus, itupun masih kemudian bisa dilipatgandakan bila Allah berkehendak. Sungguh balasan yang tidak terkira. Namun ada kelanjutan ayat ini yang harus diperhatikan.

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. (Al Baqarah: 264)

Orang yang menumbuhkan 700 tiap infaq bisa jadi hilang tidak berbekas bila ia tidak ikhlas. Ditambah lagi bila ia mengungkit-ungkit sedekahnya hingga menyakiti penerimanya. Hilang tidak ada apa-apanya. Makanya, Lembaga Amil Zakat, menjadi penting.

Ia membuat para muzakki aman, karena ia tidak membuat merasa berjasa kepada seseorang. Ia hanya memberikan pada lembaga, dan lembaga itulah yang mendistribusikan. Di sisi lain para penerima zakat, sedekah, atau infaq juga merasa terjaga martabatnya. Dengan ia tidak tahu secara langsung siapa yang memberikan, ia menjadi lebih mulia di mata manusia bahkan di mata yang memberi.

Itulah dua keunggulan menunaikan ZIS ke sebuah lembaga yang profesional. Semoga PKPU Surabaya bisa mewujudkan tujuan mulia itu.

Wallahu A’lam

 

 

 

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s