Puasa (bag.3), Janji dan Ancaman Allah terkait dengan puasa

Ini untuk amalan biasa, puasa pasti lebih (flickr.com)

JANJI-JANJI ALLAH SWT BAGI ORANG-ORANG YANG BERPUASA

      Dengan rahmat dan kasih sayang-Nya, Allah SWT mendorong kita untuk berbuat baik dan beribadah dengan sungguh-sungguh, Allah SWT memberikan janji-janji yang sangat menggiurkan bagi orang-orang yang beriman. Di antara janji-janji tersebut adalah :

Tiada seorang hamba yag berpuasa di jalan Allah SWT, kecuali Allah SWT akan menjauhkan dia di hari itu tujuh puluh tahun dari neraka. (HR. Bukhari-Muslim).

Setiap amal anak Adam akan dilipatgandakan, setiap kebaikan sepuluh kali lipat hingga tujuh ratus kali lipat. Allah SWT berfirman, kecuali puasa ia adalah untuk-Ku, Akulah yang akan membalasnya. Ia tinggalkan nafsunya, makannya, karena Aku. (HR. Bukhari)

Barang siapa puasa bulan Ramadhan, ia tahu larangan-larangannya, ia juga menjaga apa yang harus dijaga, akan dihapuskan semua dosanya yang telah lalu. (HR. Ibnu Hibban)

Barang siapa puasa karena iman dan mengharap pahala dari Allah SWT, ia akan diampuni semua dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari-Muslim)

Sesungguhnya di surga itu ada sebuah pintu yang disebut “Rayyan”, akan masuk dari pintu ini di hari kiamat semua orang yang puasa, dan tidak yang lain. Jika mereka telah masuk, pintu akan ditutup, dan tidak akan masuk kedalamnya seorangpun. (HR. Bukari-Muslim)

 ANCAMAN BAGI ORANG-ORANG YANG TIDAK BERPUASA RAMADHAN

      Rasulullah SAW bersabda bahwa puasa merupakan identitas bagi kaum Muslimin. Puasa menjadi pembeda antara kita dan orang-orang kafir. Puasa juga tidak bisa digantikan pahalanya dengan puasa yang lain walaupun dengan puasa seumur hidup sekalipun. Berikut ini adalah beberapa peringatan yang diberikan oleh Rasulullah SAW.

Barang siapa berbuka sehari di bulan Ramadhan tanpa adanya rukhsah (keringanan) yang diringankan Allah SWT kepadanya, puasa itu tidaka kan bisa diganti dengan puasa satu tahun walaupun ia puasa terus menerus. (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Tirmidzi)

Tali (pengikat) Islam dan tiang-tiag agama ada tiga, diatasnya Islam didirikan. Barangsiapa meninggalkan satu diantaranya, ia telah kafir dan halal darahnya. Tiga itu adalah dua kalimat syahadat, shalat fardhu, dan puasa Ramadhan. (HR. Abu Ya’la, Dailami, disahkan Adz-Dzahabi).

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s