Tabung-ku untuk Temanku

Faruq (dua dari kanan) mendapatkan beasiswa dari Tabung Peduli

Jombang – Masa kecil adalah masa bermain dan bersenang-senang baik dengan teman sebaya maupun dengan orangtua yang selalu menemani dan mengawasi mereka. Jika membutuhkan sesuatu, mereka cukup meminta ke orangtua, bahkan tak sedikit yang mengeluarkan “jurus” pamungkasnya yaitu menangis.

 Untuk mengasah bakat dan kemampuan mereka, banyak orangtua menngikutkan anak di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Di sini anak belajar berinteraksi dengan teman sebaya dan menumbuhkan kepekaan sosial antar sesama. Begitu juga dengan Ahmad Faruq Al-Muqtasa, bocah berusia lima tahun tersebut asyik mendengarkan cerita dari sang guru. Momen itu hadir ketika tim PKPU di Jombang mengungungi PAUD Cemerlang Desa Mojotrisno Mojoagung Jombang.

 Tim PKPU yang diwakili Hadi Mulyono ditemui oleh ibu bocah tersebut. Bersama kepala sekolah PAUD cemerlang, ibu dua anak tersebut memperlihatkan anaknya sedang mengikuti pelajaran. “Begitulah kondisi Faruq, dia sangat senang belajar” ujar Istianah, ibu Faruq.

Istianah menjelaskan, setiap hari, suaminya berprofesi sebagai penjual es tebu yang berpenghasilan tidak tetap. Ia kadang-kadang membantu tetangga untuk mencucikan baju. Keadaan itulah yang memaksa Faruq harus rela berangkat dan pulang sekolah tanpa diantar. Kondisi tersebut berbeda jauh dengan teman-temannya yang tiap harinya diantar jemput oleh orangtua mereka.

Namun keadaan itu tidak menyurutkan semangat bocah kelahiran 15-Juli 2008 tersebut untuk tetap bersekolah. Prestasinya memang belum begitu menonjol. Namun, menurut Ibu Saiful selaku kepala sekolah PAUD Cemerlang, dia tergolong anak yang berbakat dan bersemangat untuk belajar.

Faruq  tinggal bersama kedua orantua dan kakak laki-lakinya di kawasan Perum Griyo Trisno Mojoagung Jombang. Rumah yang mereka tempati bukanlah rumah mereka sendiri, melainkan dipinjamkan oleh seseorang kepada mereka.

Hidup dalam kondisi kekurangan tidak menjadikan orang tua Faruq patah semangat untuk menyekolahkan anak-anaknya. Melihat ketekunan dan antusias anak-anak mereka bersekolah, mereka berharap bisa terus menyekolahkan anak-anak mereka hingga menjadi orang sukses. Sedang untuk Faruq, ibunya sangat berharap kelak dia bisa menjadi seorang Kyai jika dewasa nanti.

Oleh sebab itu, tim PKPU bekerjasama dengan pihak sekolah memberikan beasiswa kepada Faruq. Beasiswa tersebut diambil dari hasil Tabung Peduli PKPU, di mana uang tersebut sejatinya adalah uang donasi dari teman-teman Faruq sendiri.

“Inilah salah satu fungsi dan keunggulan program Tabung Peduli. Anak-anak bisa kita didik sejak dini untuk saling berbagi dan membantu sesamanya. Dan hasilnya bisa dinikmati bagi siapapun yang kiranya mmebutuhkan, termasuk siswa sekolahan tersebut” terang Hadi

Ke depan, adanya program semacam ini (Tabung Peduli) banyak sekolah yang bekerjasama dengan PKPU, sehingga makin banyak pula orang yang merasakan manfaat berbagi ini. (HD/RRS/Jombang/PKPU)

Silahkan memberi komentar sahabat, tak perlu malu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s