
Social media (sumber gambar: flickr.com)
Social media baik twitter, facebook, blog dan social media yang lainnya kini telah menjadi sebuah gaya hidup bagi manusia. Banyak yang seakan-akan bahkan tidak bisa terpisah dari social media.
Lalu apakah bisnis juga perlu ikut dalam social media. Tidakkah mereka cukup menggunakna website mereka sebagai lahan untuk memasarkan produk yang mereka miliki?
Sebelumnya, harus dibedakan terlebih dahulu fungsi social media dan website. Bila website lebih banyak memposisikan diri sebagai pemasar dari sebuah produk, maka social media bisa lebih manusiawi.
Karena social media memang sarana untuk berbagi kepada sesama. Dan dengan menggunakan social media ini sebenarnya kau bisa membangun image atau brand bahwa kau memang memberikan solusi atas masalah yang dihadapi oleh manusia lain.
Aku melihat brand sebagai seorang atau lembaga expert inilah yang bisa mendongkrak pemasaranmu. Dengan semakin diakui dirimu sebagai seorang expert, kemungkinan kau bisa menjual produk akan semakin besar.
Dan semakin expert maka akan semakin banyak orang yang berdatangan untuk mencarimu meminta pendapatmu tentang masalah mereka. Mereka yang menjadi follower atau friend-mu juga akan menunggu pencarahan-pencerahan baru dari dirimu.
Dan yang paling ajaib adalah, semua ini membutuhkan biaya minimal. Tapi ia membutuhkan konsistensi, dan kesediaanmu berbagi dengan sekian banyak orang yang ada di dunia.
Untuk jadi expert itu, jangan kau gunakan social media sebagai tempat beriklan gratis. Tapi berikanlah ilmu yang bermanfaat. Jadikanlah brand-mu sebagai bisnis yang terpercaya. Setelah itu akan banyak manfaat yang bisa kau dapatkan insya Allah.
Wallahu a’lam
Sumber inspirasi www.forbes.com